ASN Positif Covid-19, Giliran Kantor Dispora Pemprov Sulsel Lockdown

Klaster pemerintahan atau perkantoran menjadi tren penularan di wilayah Sulsel

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 27 Desember 2020 | 20:51 WIB
ASN Positif Covid-19, Giliran Kantor Dispora Pemprov Sulsel Lockdown
Ilustrasi Covid-19.(Pixabay/fernandozhiminaicela)

SuaraSulsel.id - Sejumlah pegawai Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) dilaporkan terkonfirmasi positif Covid-19. Akibatnya, gedung perkantoran terpaksa lockdown (tutup total) untuk proses sterilisasi, mulai Senin (28/12/2020).

Kepala Dispora Pemprov Sulsel, Andi Arwin Azis mengatakan, ada dua pegawainya diketahui terpapar virus usai menggelar swab test atau tes usap. Mengantisipasi terjadi penularan tambahan, dan merujuk surat edaran dan arahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, maka pihaknya langsung melakukan lockdown.

"Kami berlakukan lockdown sampai 3 hari ke depan. Mereka yang positif diminta untuk segera melakukan test PCR," kata Arwin, Minggu (27/12/2020).

Arwin memprediksi jumlah tersebut bisa bertambah setelah dilakukan tracing (pelacakan) nantinya. Merespon itu, pihaknya melarang pegawai atau ASN masuk kantor. Terutama bagi yang sudah mengalami gejala atau sakit. Termasuk pegawai berumur di atas 49 tahun.

Baca Juga:Jumlah Warga Sulsel Terpapar Covid-19 Sudah Lebih 27 Ribu Orang

"Makanya kami meminta kepada yang ada kontak dengan yang terkonfirmasi tersebut agar segera melalukan swab PCR," ujarnya.

Klaster pemerintahan atau perkantoran menjadi tren penularan di wilayah Sulsel, beberapa pekan terakhir ini. Beberapa perkantoran milik pemerintah provinsi tak melakukan lockdown dan memberlakukan work from home (WFH) bagi ASN.

Sebelumnya, Bappeda, Bapenda, Dinas ESDM, Biro Perekonomian dan Biro Administrasi Pimpinan juga telah lockdown untuk menekan penularan Covid-19.

Kebijakan WFH pun kembali diberlakukan untuk antisipasi penyebaran Covid-19 di kantor-kantor pemerintah. Jika ada kasus baru, otomatis kebijakan ini akan langsung diterapkan.

"Tidak perlu dilaporkan atau menunggu instruksi, tetapi inisiatif. Ketika ada kasus baru, langsung terapkan sistem kerja di rumah," kata Gubernur Nurdin, belum lama ini.

Baca Juga:Operasional Usaha Dibatasi Saat Malam Tahun Baru, Pedagang Angkringan Resah

Sulsel mencatat kasus tertinggi di luar pulau Jawa. Hingga hari kasus terkonfirmasi mencapai 29.215, yang dinyatakan sembuh 24.233 orang dan meninggal dunia 578 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini