facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ini Harapan 9 Keluarga Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu ke Pemerintah

Muhammad Yunus Kamis, 10 Desember 2020 | 20:25 WIB

Ini Harapan 9 Keluarga Korban Pelanggaran HAM Masa Lalu ke Pemerintah
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menggelar silaturahmi dengan keluarga korban dugaan pelanggaran HAM masa lalu, Kamis (10/12/2020) / [Foto: KSP]

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menggelar silaturahmi dengan keluarga korban gugaan pelanggaran HAM

SuaraSulsel.id - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menggelar silaturahmi dengan keluarga korban dugaan pelanggaran HAM masa lalu.

Wanma Yetti, anak korban Peristiwa Tanjung Priok 1984 mengharapkan kehidupan yang lebih baik saat memasuki usia senja.

Wanma datang menemui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama delapan keluarga korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu di Jakarta, Kamis (10/12).

"Memasuki usia tua, saya hanya mengharapkan kehidupan yang tenang. Terlebih, kami sebagai keluarga korban kasus HAM masa lalu yang terus berusaha hidup dengan berbagai usaha juga ikut terdampak pandemi Covid-19," tutur Wanma.

Baca Juga: Pembunuhan Pendeta Yeremia di Intan Jaya, Haris: Pelanggaran HAM Berat

Sembilan keluarga korban kasus HAM masa lalu datang bertepatan dengan Peringatan Hari HAM dunia.

Mereka mengapresiasi berbagai langkah yang sedang ditempuh pemerintah dalam mengupayakan penyelesaian pelanggaran HAM berat masa lalu.

Termasuk penyelesaian kasus melalui jalur di luar pengadilan atau non yudisial.

Pernyataan senada disampaikan Paian Siahaan, keluarga korban penghilangan paksa aktivis 1997/1998.

Paian bersyukur dengan alternatif penyelesaian kasus melalui jalur non yudisial.

Baca Juga: Moeldoko Diejek Bikin Mual Perut Orang, Tengku Zul Protes soal Ulama

"Saya merasa, jalur non yudisial merupakan sesuatu yang kami tunggu setelah 22 tahun berjuang, untuk melengkapi jalur yudisial yang jalannya tersendat. Saya kira usulan membantu korban melalui jalur non yudisial menjadi angin segar bagi kami," ungkap Paian.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait