- Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua memusnahkan delapan bom sisa Perang Dunia II di Kabupaten Biak Numfor.
- Pemusnahan bom berlangsung aman pada Senin (8/6) di lapangan tembak Kompi 4 Yon A Pelopor Biak.
- Peristiwa ledakan bom tersebut mengakibatkan enam orang warga tewas dan tiga orang lainnya dinyatakan masih hilang.
SuaraSulsel.id - Tim penjinak bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua memusnahkan delapan bom peninggalan perang dunia (PD) II yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Walter Monginsidi, Kabupaten Biak Numfor.
Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan kepada ANTARA, di Biak, mengatakan tim Jibom telah memusnahkan bom peninggalan PD II yang ditemukan di TKP meledaknya bom yang menewaskan enam orang warga dan tiga orang lainnya hilang.
"Pemusnahan bom peninggalan PD II dilakukan Senin (8/6) di lapangan tembak Kompi 4 Yon A Pelopor di Biak. Seluruh bom peninggalan PD II yang ditemukan di TKP sudah dimusnahkan atau disposal dan pemusnahan berlangsung aman," kata Ari Trestiawan yang dihubungi dari Jayapura, Selasa (9/6).
Ari mengatakan selain pemusnahan barang bukti berupa bom, juga pencarian terhadap tiga warga yang dilaporkan hilang telah dihentikan dan TKP tersebut dinyatakan steril dari bahan peledak.
Baca Juga:6 Tewas, Lokasi Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Masih Terlarang
Saat ini, kata Ari, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan DNA yang dilakukan Puslabfor Mabes Polri di Jakarta, termasuk pemeriksaan untuk mengetahui jenis bahan bom yang meledak pada 31 Mei 2026.
"Mudah-mudahan hasil pemeriksaan DNA dapat segera diterima, sehingga pihaknya dapat menginformasikannya kepada keluarga korban," kata Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan.