Kampus Luar Negeri Tertarik Meneliti Lorong di Kota Makassar

Lorong mampu memberdayakan masyarakat. Meningkatkan perekonomian masyarakat di dalam lorong.

Muhammad Yunus
Rabu, 11 November 2020 | 14:51 WIB
Kampus Luar Negeri Tertarik Meneliti Lorong di Kota Makassar
Lorong Garden di Kota Makassar menghasilkan berbagai macam produk pertanian. Seperti sayuran, cabai, dan buah-buahan / [Foto: Istimewa]

SuaraSulsel.id - Sejumlah dosen dari kampus luar negeri tertarik meneliti Lorong Garden di Kota Makassar. Lorong yang dikembangkan saat Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto dianggap mampu memberdayakan masyarakat. Meningkatkan perekonomian masyarakat di dalam lorong.

“Tidak hanya memproduksi hasil pertanian. Tapi juga didorong untuk membuat industri pengolahan,” kata Edward Syarief, Dosen Arsitektur Unhas yang ikut dalam proyek penelitian, Rabu 11 November 2020.

Dalam penjelasan di website University of Colorado Boulder, royek ini disponsori oleh National Science Foundation. Bekerja sama dengan Departemen Luar Negeri AS.

Proyek ini akan bekerja untuk mengintegrasikan inovasi dalam komunitas cerdas dan terhubung untuk memperbaiki lorong garden di Kota Makassar.

Baca Juga:Video Seks Petinggi PDI Perjuangan Direkam di Kota Makassar

Melalui kolaborasi sinergis antara Tim AS dan Indonesia dan kemitraan erat dengan Kota Makassar.

Makassar sedang berjuang untuk menjadi kota kelas dunia yang layak huni dengan populasi 1,7 juta orang yang berkembang pesat dan beragam.

Proyek Lorong Garden yang sedang berlangsung di Kota Makassar bertujuan untuk meningkatkan daya huni kota, yang diukur oleh faktor-faktor.

Antara lain kualitas udara, indeks panas, keamanan pangan, dan interaksi sosial.

Hingga saat ini, Makassar telah menerapkan 40 lorong garden di 15 kecamatan. Mencakup sebagian besar gang-gang di Kota Makassar.

Baca Juga:Uwu! Ungkap Otak Jadi "Kecanduan" saat Seseorang Jatuh Cinta

Tujuan dari penelitian ini adalah mengkatalisasi transformasi Lorong Garden di Kota Makassar menjadi smart environment.

Dengan menerapkan jaringan sensor pada setiap lorong. Mengumpulkan data terkait kualitas udara, iklim mikro, dan faktor lainnya.

Untuk menganalisis data heterogen menggunakan teknik pembelajaran mesin, lalu berbagi data dan wawasannya dengan perwakilan kota dan komunitas tertentu di dalam kota.

Penelitian kolaborasi ini berjudul: Modernizing Cities via Smart Garden Alleys with Application in Makassar City 

Edward mengatakan, penelitian akan melihat seperti apa produktivitas, partsipasi masyarakat, dan kondisi lorong di Kota Makassar.

Penelitian akan menggunakan multi disiplin ilmu. Ada dari MIPA, Pertanian, Arsitektur, dan pakar lainnya.

“Unhas dapat tugas menyiapkan data lapangan,” kata Edward.

Salah satu yang ingin dikembangkan adalah industri lorong. Misalnya bagaimana masyarakat yang menanam lombok di lorong bisa menghasilkan produk olahan lain dari lombok.

“Istilahnya petik olah jual,” kata Edward.

Penelitian rencananya akan dilakukan selama 2 tahun. “Sedang berjalan penelitiannya,” kata Edward.

15 Peneliti berkolaborasi mempelajari Lorong Garden di Kota Makassar / [Foto: University of Colorado Boulder]
15 Peneliti berkolaborasi mempelajari Lorong Garden di Kota Makassar / [Foto: University of Colorado Boulder]

15 Peneliti Berkolaborasi

Peneliti yang terlibat adalah:

1.Wangda Zuo, Ph.D. Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, University of Colorado Boulder

2.John Zhai, Ph.D. Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, University of Colorado Boulder

3.Walid Saad, Ph.D. Department of Electrical and Computer Engineering, Virginia Tech

4.Rachmawan Budiarto, Ph.D., G.P. Department of Nuclear Engineering and Engineering Physics, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

5.M Donny Koerniawan, Dr. Eng. Department of Architecture, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

6.Lily Tambunan, Dr.Ir. Department of Architecture, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

7.Nissa Aulia Ardiani S.T., M.Sc Department of Architecture, Institut Teknologi Bandung, Indonesia

8.Edward Syarif, Dr. Ir. Department of Architecture, Universitas Hasanuddin, Indonesia

9.Ferdi Mochtar SPt, M.Sc, PhD Food Security Service, Makassar Government, Indonesia

10.Irawan Eko Prabowo, M.Eng. Center for Energy Studies, Universitas Gadjah Mada, Indonesia

11.Katy Hinkelman, M.S., EIT Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, University of Colorado Boulder

12.Yizhi Yang, Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, University of Colorado Boulder

13.Department of Mechanical Engineering, Columbia University

14.Dwi Novitasari, M.Sc. Centre for Development of Sustainable Region (CDSR)

15.Jake Castellini, M.S. Department of Civil, Environmental and Architectural Engineering, University of Colorado Boulder

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini