alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Seks Petinggi PDI Perjuangan Direkam di Kota Makassar

Muhammad Yunus Rabu, 11 November 2020 | 06:58 WIB

Video Seks Petinggi PDI Perjuangan Direkam di Kota Makassar
Ilustrasi. [Serujambi]

Polres Pangkep akan melimpahkan kasus video seks petinggi PDI Perjuangan ke Polrestabes Kota Makassar

SuaraSulsel.id - Kapolres Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) AKBP Endon Nurcahyo mengatakan, video porno yang viral disebut mirip petinggi PDI Perjuangan di Pangkep sudah terungkap.

Polres Pangkep sudah memeriksa barang bukti video seks yang viral dan Ketua PDI Perjuangan Pangkep Abdul Rasyid.

Selain menjabat Ketua PDI Perjuangan Pangkep, Abdul Rasyid juga menjabat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep.

Saat diperiksa penyidik, Rasyid mengaku, pemeran pria dalam video porno yang viral tersebut adalah dirinya. Bersama seorang perempuan. Video direkam di Kota Makassar.

Baca Juga: Petinggi PDI Perjuangan Mengaku Pemeran Video Porno yang Viral

"Iya dia (Abdul Rasyid) mengakui. Pemeriksaan kami seperti itu," kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo kepada Suarasulsel.id, Selasa (10/11/2020).

Endon menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Rasyid menyebut kasus video porno itu terjadi di wilayah hukum Polrestabes Kota Makassar.

Sebab itu, kata Endon, kasus video porno Anggota DPRD Pangkep akan dilimpahkan ke Polrestabes Makassar untuk ditangani lebih lanjut.

"Sudah diperiksa, kemarin terakhir itu. Dia (Abdul Rasyid) mengakui bahwa dia," kata Endon.

"Kalau pelaku yang nyebar masih kita lakukan penyelidikan lanjut. Karena informasi kan dilakukan di wilayah Polrestabes Makassar. Nanti kita akan limpahkan kasusnya ke Polrestabes Makassar," tambah Endon.

Baca Juga: Polda Kantongi Identitas Penusuk Timses Cawalkot Makassar di Palmerah

Endon menerangkan alasan pihaknya akan melimpahkan kasus tersebut ke Polrestabes Makassar lantaran kasus video porno itu memerlukan pemeriksaan para ahli. Tujuannya, adalah untuk mengungkapkan kejadian sebenarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait