alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gubernur Nurdin Abdullah Minta Bandara Vale Diserahkan ke Pemprov Sulsel

Muhammad Yunus Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:38 WIB

Gubernur Nurdin Abdullah Minta Bandara Vale Diserahkan ke Pemprov Sulsel
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah berkunjung ke PT Vale Indonesia Tbk, Rabu 21 Oktober 2020

Untuk meningkat pariwisata di Luwu Timur

SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah meminta PT Vale Indonesia Tbk menyerahkan Bandara Sorowako. Agar dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.

Hal tersebut disampaikan usai melihat keadaan Danau Matano menggunakan kapal khusus yang disediakan PT Vale Indonesia.

Menurut Nurdin, banyak potensi yang dimiliki Luwu Timur yang bisa diekspose, terutama potensi pariwisata.

"Kita semua hadir melihat betapa luar biasa potensi Danau Matano, Danau Towuti, maupun Mahalona. Tentu kita sudah punya perencanaan ke depannya," katanya, Rabu 21 Oktober 2020.

Untuk mendukung pariwisata dan mendatangkan turis baik mancanegara maupun domestik, tentunya dibutuhkan akses transportasi baik darat maupun udara.

"Pertama tentu bandara saya minta Vale supaya segera menyerahkan ke Pemprov, supaya kita perpanjang runaway (Landasan), sehingga pesawat reguler bisa mendarat. Kita tidak harus lagi menempuh 19 jam dari Makassar," ujarnya.

Demikian pula untuk infrastruktur pendukung di Danau Matano maupun Towuti untuk memanjakan wisatawan.

"Kita mendorong infrastruktur dalam rangka melengkapi berbagai fasilitas yang dibutuhkan sebagai standar kebutuhan kawasan wisata. Dan tentu kita berharap bahwa tiga danau ini menjadi destinasi unggulan wisata Sulsel," tutupnya.

Diketahui, dalam kunjungannya ke Luwu Timur, Gubernur Sulsel didampingi sejumlah pihak terkait. Seperti Rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu yang juga Komisaris Independen PT Vale Indonesia Tbk, Sekretaris Dirjen Kementerian Perhubungan Imran Rasyid, Kadis PUTR Sulsel Rudy Djamaluddin, Kajati Sulsel Firdaus Delwilmar, TGUPP Sulsel, Hendra Pachri dan beberapa rombongan lainnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait