Indeks Terpopuler News Lifestyle

Diduga Penyebab Ledakan di Beirut Juga Masuk Pelabuhan Makassar

M Nurhadi Sabtu, 08 Agustus 2020 | 08:23 WIB

Diduga Penyebab Ledakan di Beirut Juga Masuk Pelabuhan Makassar
Pelabuhan Makassar (inaport4.co.id)

"Jadi Insya Allah Pelabuhan Makassar masih aman dari bahan yang bisa memicu ledakan seperti di Lebanon, kata Sirajuddin.

SuaraSulsel.id - Kepala Bidang Lalu Lintas Laut Otoritas Pelabuhan Makassar Sirajuddin turut merespon musibah ledakan bahan kimia yang terjadi di Pelabuhan Beirut Lebanon.

Ia mengatakan, Otoritas Pelabuhan Makassar senantiasa berhati-hati dengan setiap bahan kimia yang masuk di area pelabuhan. Sebagaimana diketahui, pelabuhan Makassar tidak menyediakan tempat atau gudang penumpukan barang berbahaya atau yang mudah meledak, misalnya amoniak. Belakangan, amoniak diduga jadi penyebab ledakan besar di Lebanon.

Sirajuddin mengatakan, barang-barang yang masuk dalam kategori berbahaya harus dalam kontainer khusus. Harus segera dikeluarkan dari lapangan penumpukan pelabuhan ke tempat tujuan.

"Jadi Insya Allah Pelabuhan Makassar masih aman dari bahan yang bisa memicu ledakan seperti di Lebanon,” kata Sirajuddin kepada Terkini.id (jaringan Suara.com).

Ia menambahkan, saat ini Pelabuhan Makassar juga menerima amonium nitrat, yang diduga merupakan penyebab ledakan di Lebanon. Bahan ini diperuntukkan untuk bahan campuran semen. Semen Tonasa dan Semen Bosowa.

“Tidak banyak (jumlahnya),” kata Sirajuddin, Kamis (6/8/2020).

Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam terkait insiden di Beirut. Otoritas Pelabuhan akan terus meningkatkan keamanan dan kewaspadaan di pelabuhan. Selain untuk bahan campuran semen, Mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dalam cuitan di twitter menyebut bahwa pabrik pupuk di Indonesia juga memproduksi Amonium Nitrat.

“Amonium nitrat adalah bahan baku hampir semua bahan peledak selain bahan baku untuk pupuk,” tulis Said Didu.

Didu mengatakan, pabrik pupuk di Tanah Air memproduksi bahan yang diduga menjadi penyebab ledakan dahsyat di Lebanon itu untuk tujuan ekspor.

Pemerintah Lebanon sendiri sudah mengatakan akan menindak tegas para pihak yang terkait dengan Ledakan di pelabuhan Beirut. Terkini, pemilik 2.750 ton amonium nitrat yang diduga kuat jadi penyebab ledakan hebat telah diamankan oleh yang bersangkutan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait