- Polresta Kendari menyelidiki laporan dugaan pengeroyokan Kepala Dispar Sultra Ridwan Badallah pada Selasa 3 November 2026.
- Penyelidikan dilakukan setelah massa mendatangi kantor untuk memprotes unggahan video media sosial milik korban.
- Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, visum, serta mendalami dugaan perusakan fasilitas pemerintah.
SuaraSulsel.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Sulawesi Tenggara, menyelidiki laporan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sultra Ridwan Badallah terkait dugaan pengeroyokan oleh sejumlah orang yang mendatangi kantornya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengusut laporan tersebut.
“Kami sudah mengecek lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),” kata Welliwanto saat ditemui di Kendari, Selasa 3 November 2026.
Ia membenarkan Ridwan Badallah telah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian dengan aduan dugaan pengeroyokan dan aksi premanisme.
Penyidik telah meminta keterangan dari Ridwan dan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan visum luar terhadap pelapor.
“Untuk terlapornya masih kami selidiki,” ujarnya.
Selain dugaan pengeroyokan, polisi turut mendalami kemungkinan adanya tindak pidana lain dalam peristiwa tersebut, termasuk dugaan perusakan fasilitas pemerintah.
Welliwanto menegaskan, penyelidikan dilakukan secara profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Massa Protes Unggahan Video di Media Sosial
Baca Juga: Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari
Sebelumnya, sejumlah orang yang diduga merupakan pendukung anggota DPR RI Ridwan Bae mendatangi Kantor Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara untuk memprotes pernyataan Ridwan Badallah yang diunggah melalui media sosial.
Massa meminta Kepala Dispar Sultra tersebut menyampaikan permohonan maaf dan menghapus video yang diunggah melalui akun TikTok bernama 'eRBe Bersuara'. Video tersebut kemudian menjadi perhatian publik.
Ridwan Badallah membenarkan telah melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada kepolisian pada Selasa siang.
“Saya sudah melapor, nanti pihak kepolisian yang menyampaikan keterangan,” kata Ridwan.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki pihak-pihak yang diduga terlibat serta kemungkinan tindak pidana dalam peristiwa di Kantor Dinas Pariwisata Sultra tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor
-
Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'
-
Hari Pahlawan 2026, Cucu Bau Massepe Ajak Generasi Muda Lanjutkan Perjuangan
-
Sasar 3.060 Desa, TP PKK Sulsel Perkuat Pencegahan Stunting
-
Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin