Muhammad Yunus
Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB
Ilustrasi: Penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin [SuaraSulsel.id/Dokumentasi AP 1]
Baca 10 detik
  • Satu koli bagasi penumpang Sriwijaya Air bernama Andi Rusmianti dilaporkan hilang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada 23 Oktober 2026.
  • Keluarga korban kecewa karena belum ada penyelesaian dari pihak maskapai meskipun laporan kehilangan telah disampaikan sejak pekan lalu.
  • Manajemen bandara bersama Sriwijaya Air melakukan penelusuran melalui pemeriksaan rekaman CCTV serta koordinasi penanganan sesuai regulasi penerbangan yang berlaku.

SuaraSulsel.id - Satu koli bagasi penumpang Sriwijaya Air rute Ternate-Makassar hilang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Peristiwa itu terjadi pada 23 Oktober 2026 lalu.

Penumpang bernama Andi Rusmianti mengatakan terbang dari Ternate ke Makassar, pekan lalu.

Saat pengambilan bagasi, ia menunggu barangnya selama berjam-jam. Namun, hingga konveyor berhenti berputar, barang bawaannya tetap tidak ditemukan.

Hingga kini keluarga mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan bagasi tersebut.

Mereka pun mempertanyakan penanganan laporan kehilangan yang telah disampaikan kepada pihak maskapai Sriwijaya Air.

Anak korban, Andi Herlina mengungkapkan kekecewaan keluarganya melalui media sosial.

Ia menyebut ibunya telah melaporkan kehilangan tersebut tetapi belum memperoleh penyelesaian yang memuaskan.

"Kejadian sudah seminggu tapi belum ada penyelesaian sampai saat ini. Kami sangat-sangat dirugikan," tulis Herlina di media sosialnya, Selasa, 3 Oktober 2026.

Keluarga juga mempertanyakan bagaimana pengawasan bagasi dilakukan di area pengambilan.

Baca Juga: Gara-gara Asap, 1.070 Penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin Gagal Terbang

Mereka menilai perlu ada kejelasan apakah barang tersebut tertukar atau diambil penumpang lain, maupun kemungkinan adanya kelalaian dalam proses penanganan bagasi.

Dalam penjelasan yang diterima keluarga, muncul dugaan bagasi tersebut terbawa penumpang lain.

Hal itu dikaitkan dengan proses pembongkaran bagasi yang berlangsung bersamaan dengan penerbangan Batik Air.

Namun, keluarga menyayangkan belum adanya bukti yang memastikan keberadaan barang tersebut.

Mereka berharap rekaman kamera pengawas dan pemeriksaan di lapangan dapat membantu mengungkap kejadian sebenarnya.

Bandara Koordinasi dengan Sriwijaya Air

Load More