Muhammad Yunus
Rabu, 23 September 2026 | 15:14 WIB
Ilustrasi: Wali murid siswa SDN 01 Gedong, Pasar Rebo, Jakarta Timur mengantarkan anaknya ke IGD RSUD Pasar Rebo yang mengalami mual, pusing, hingga muntah setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis, Selasa (30/9/2025). (ANTARA/Dokumentasi Pribadi)
Baca 10 detik
  • Kepala SPPG Watubangga Kendari, Sabdi Rasyid, meminta maaf setelah 57 pelajar mengalami gangguan kesehatan akibat program MBG pada 18 September.
  • Evaluasi internal menunjukkan adanya kelalaian prosedur penanganan bahan baku ikan tuna saat penerimaan sebelum proses memasak dimulai.
  • Pihak SPPG bersama Badan Gizi Nasional bertanggung jawab penuh menanggung seluruh biaya perawatan medis bagi para pelajar terdampak.

Sabdi juga mengakui pengawasan terhadap penerapan standar operasional prosedur (SOP), khususnya pada tahap persiapan dan penerimaan bahan baku ikan sebelum diolah, belum berjalan sebagaimana mestinya.

Meski demikian, hasil evaluasi internal tersebut belum serta-merta memastikan penyebab medis keluhan kesehatan yang dialami 57 pelajar.

Sabdi mengatakan SPPG bersama BGN bertanggung jawab atas biaya perawatan seluruh pelajar yang terdampak serta menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

Load More