- Menteri Lingkungan Hidup meminta warga Makassar tidak khawatir terhadap rencana pembangunan pabrik pengolahan sampah modern berinvestasi Rp3 triliun.
- Pemerintah akan mengevaluasi ulang lokasi pembangunan di Tamalanrea akibat penolakan warga sebelum melanjutkan proses tender ulang proyek strategis nasional.
- Pemerintah pusat mempercepat realisasi proyek pengolahan sampah di delapan daerah untuk mengatasi persoalan mendesak sesuai arahan presiden.
Ia menegaskan pemenang tender sebelumnya tetap memiliki peluang untuk kembali mengikuti proses lelang.
"Bisa saja ikut lagi. Bahkan mereka punya keunggulan karena sudah memiliki rekam jejak sebagai pemenang sebelumnya. Tetapi semuanya tetap mengikuti mekanisme tender yang berlaku," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan sempat menegur langsung Wali Kota Makassar karena proyek PSEL dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Di hadapan para menteri dan kepala daerah, Zulhas memberikan tenggat waktu dua pekan kepada Pemerintah Kota Makassar untuk menyelesaikan berbagai kendala yang menghambat proyek tersebut.
"Saya kasih waktu dua minggu. Kalau tidak beres, gubernur yang ambil alih karena Presiden memerintahkan agar segera diselesaikan," tegasnya.
Pemerintah menargetkan pembangunan 24 fasilitas PSEL di Indonesia dalam dua tahun ke depan. Delapan proyek saat ini sedang dipercepat, termasuk di Makassar, sementara satu fasilitas serupa telah mulai beroperasi di Bali.
Meski demikian pemerintah mengakui keberadaan PSEL nantinya baru mampu menangani sekitar 22 persen persoalan sampah nasional. Sisanya akan tetap ditangani melalui berbagai teknologi dan sistem pengelolaan sampah lainnya.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga: Disemprot Zulkifli Hasan Soal Sampah, Wali Kota Makassar Ungkap Kendala PSEL Makassar
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Gubernur Sulsel Luncurkan Beasiswa Yatim-Piatu 2026: Tanpa Biaya, Ini Syarat dan Cara Daftar
-
Lokasi PSEL Makassar Dievaluasi Ulang ?
-
Warga Makassar Heran Tagihan Listrik Naik Drastis Padahal Sering Mati Lampu
-
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu
-
Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP