- Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan groundbreaking RS Regional Wilayah Selatan di Kabupaten Gowa pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Pembangunan rumah sakit senilai Rp161 miliar tersebut dikerjakan di lahan seluas 20 hektare dan ditargetkan rampung pada Agustus 2027.
- Proyek fasilitas kesehatan berkapasitas 100 tempat tidur itu bertujuan memangkas waktu rujukan pasien dan meratakan akses layanan medis.
SuaraSulsel.id - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai merealisasikan pembangunan Rumah Sakit (RS) Regional Wilayah Selatan yang berlokasi di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa.
Rumah sakit senilai Rp161 miliar tersebut diharapkan menjadi solusi pemerataan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah selatan Sulsel yang selama ini masih bergantung pada rumah sakit di Makassar.
Groundbreaking pembangunan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, Kamis (30/7/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Evi Mustika mengatakan kehadiran RS Regional Wilayah Selatan merupakan bagian dari upaya pemerintah mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di daerah pegunungan dan kawasan perbatasan.
Ia mengatakan selama ini banyak pasien dari wilayah selatan harus dirujuk ke Makassar untuk mendapatkan layanan kesehatan lanjutan. Kondisi tersebut membuat waktu penanganan menjadi lebih lama sekaligus menambah beban biaya bagi masyarakat.
"Dengan adanya rumah sakit ini, waktu tempuh pasien akan lebih singkat, biaya rujukan menjadi lebih efisien, dan penanganan medis, terutama kasus gawat darurat, bisa dilakukan lebih cepat," kata Evi.
Selain meningkatkan pelayanan kesehatan, pembangunan rumah sakit tersebut juga dinilai akan memperkuat ketahanan daerah dalam menghadapi bencana maupun kondisi darurat kesehatan.
Keberadaan fasilitas kesehatan regional memungkinkan pemerintah daerah menangani lonjakan pasien tanpa sepenuhnya bergantung pada rumah sakit rujukan di Makassar.
Rumah sakit ini dibangun di atas lahan seluas sekitar 20 hektare dengan anggaran Rp161 miliar yang bersumber dari APBD Sulsel melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears). Masa pelaksanaan proyek ditargetkan berlangsung selama 450 hari dan rampung pada Agustus 2027.
Baca Juga: Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
Pembangunan dikerjakan oleh konsorsium PT Tuju Wali Wali, PT Sangkuriang, dan PT Hebsa melalui anggaran Dinas Kesehatan Sulsel Tahun 2025-2027.
Saat mulai beroperasi nanti, rumah sakit tersebut akan memiliki kapasitas 100 tempat tidur dan diproyeksikan melayani masyarakat di wilayah selatan Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Gowa, Bulukumba, Sinjai, serta daerah sekitarnya.
Keberadaan RS Regional ini diharapkan mampu mempercepat stabilisasi pasien sehingga tidak seluruh kasus harus dirujuk ke Makassar.
Selain rumah sakit di wilayah selatan, Pemerintah Provinsi Sulsel juga merencanakan pembangunan RS Regional Wilayah Utara di Kabupaten Luwu.
Rumah sakit tersebut nantinya akan melayani masyarakat di kawasan Luwu Raya hingga Kabupaten Wajo dengan dukungan pembangunan fisik dari Kementerian Kesehatan.
Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pemilihan Kecamatan Tinggimoncong sebagai lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi, Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Diperiksa 6 Jam Terkait Korupsi Seragam Rp16 M, Bupati Gowa: Silakan Tanya ke Penyidik
-
Bupati Gowa Diperiksa Kasus Seragam Gratis Rp16 Miliar, Om Basri Belum Tersentuh?
-
KUR BRI Berperan dalam Pengembangan Gula Merah di Sumenep yang Kini Rambah Berbagai Daerah
-
Film Asal Toraja Ini Panen Pujian di Eropa