- KM Mutiara Sentosa II rute Surabaya-Makassar terbakar di perairan utara Pulau Sapudi pada Minggu, 2 Agustus 2026.
- Sebanyak 22 unit Vespa milik komunitas asal Makassar ikut hangus terbakar di dek kendaraan kapal tersebut.
- Menteri Perhubungan menyatakan kapal tidak tenggelam dan ratusan penumpang berhasil menyelamatkan diri meski proses evakuasi terkendala cuaca.
SuaraSulsel.id - Di tengah kepanikan ratusan penumpang menyelamatkan diri dari kobaran api di KM Mutiara Sentosa II, ada kisah lain yang tak kalah menyedihkan.
Sebanyak 22 unit Vespa klasik milik komunitas scooter asal Makassar ikut hangus terbakar di dalam kapal yang melayani rute Surabaya-Makassar tersebut.
Motor-motor itu baru saja menyelesaikan perjalanan panjang mengikuti Jogja Scooter Parade, sebuah ajang touring nasional yang membawa para pecinta Vespa melintasi Surabaya, Pacitan, Wonosobo, Dieng hingga Yogyakarta.
Setelah acara usai, para peserta memilih pulang ke Makassar menggunakan pesawat. Sementara motor kesayangan mereka dikirim melalui KM Mutiara Sentosa II.
Namun perjalanan pulang itu berubah menjadi petaka.
Salah seorang pemilik Vespa, Manggala Putra atau Angga, warga Makassar mengatakan seluruh motor komunitasnya berada di dek kendaraan ketika kebakaran terjadi.
"Ada 22 Vespa kami yang ikut terbakar bersama KM Mutiara Sentosa II sepulang dari event Jogja Scooter Parade," ujarnya, Senin, 3 Agustus 2026.
Salah satu motor yang ikut hangus merupakan Vespa Super 150 keluaran tahun 1960-an yang selama ini menjadi kendaraan kesayangannya.
Meski kehilangan motor bernilai sejarah sekaligus memiliki ikatan emosional, Angga memilih ikhlas menerima musibah tersebut.
Baca Juga: Daftar Kapal Penyelamat Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II
"Semoga tergantikan dengan yang lebih baik," katanya.
Beruntung, tidak ada anggota komunitas Vespa asal Makassar yang menjadi korban karena seluruh pemilik kendaraan telah lebih dahulu kembali menggunakan pesawat.
Penumpang Lompat ke Laut
Kebakaran hebat yang melanda KM Mutiara Sentosa II juga menyisakan trauma mendalam bagi para penumpang.
Salah seorang penumpang selamat asal Makassar, Sunarti menceritakan detik-detik saat asap hitam mulai memenuhi bagian dalam kapal hingga memicu kepanikan.
Ia bahkan sempat terpisah dari anaknya ketika seluruh penumpang berusaha menyelamatkan diri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II