- KPU RI menetapkan Putri Dakka sebagai pengganti antarwaktu Rusdi Masse di DPR RI untuk Dapil Sulawesi Selatan III.
- Keputusan ini ditetapkan berdasarkan verifikasi administratif terhadap Putri Dakka yang memenuhi syarat perolehan suara terbanyak berikutnya.
- Pergantian resmi dilakukan sesuai Keppres Nomor 71/P Tahun 2026 setelah Rusdi Masse berpindah ke Partai Solidaritas Indonesia.
"Tentu DPP NasDem yang mengusulkan nama itu. Karena proses administrasi berjalan berdasarkan nama yang disampaikan DPP NasDem," kata Tobo.
Putri Dakka sendiri menegaskan hingga kini dirinya masih berstatus kader Partai NasDem dan tidak pernah berpindah ke partai politik lain.
Berdasarkan hasil Pemilu Legislatif 2024, Partai NasDem memperoleh 389.947 suara sah di Dapil Sulawesi Selatan III dan berhasil mengamankan dua kursi DPR RI.
Rusdi Masse menjadi peraih suara tertinggi dengan 161.301 suara, disusul Eva Stevany Rataba yang memperoleh 73.910 suara.
Sementara Putri Dakka berada di posisi berikutnya dengan 53.700 suara. Di bawahnya terdapat Aslam Patonangi dengan 43.580 suara, Hayarna Hakim 29.162 suara, M. Judas Amir 12.669 suara, dan Nicodemus Biringkanae 4.908 suara.
Sesuai ketentuan perundang-undangan, apabila terjadi kekosongan kursi anggota DPR, maka penggantinya berasal dari calon legislatif dalam daftar calon tetap dari partai dan daerah pemilihan yang sama dengan perolehan suara terbanyak berikutnya yang masih memenuhi syarat.
Sebelumnya sempat muncul spekulasi bahwa Putri Dakka tidak lagi memenuhi syarat karena maju pada Pilkada Kota Palopo 2024 dengan dukungan PDI Perjuangan.
Sementara Aslam Patonangi telah lebih dahulu mengundurkan diri dari Partai NasDem.
Namun, hasil verifikasi KPU memastikan Putri Dakka tetap memenuhi syarat sebagai calon pengganti antarwaktu.
Baca Juga: Loyalitas Jadi Kunci, Ini Sosok Paling 'Steril' Dipilih NasDem Gantikan RMS
Selain pergantian Rusdi Masse, DPR RI juga akan melantik dua anggota PAW lainnya pada Juli 2026.
Legislator Fraksi NasDem dari Dapil Lampung II, Tamanuri digantikan Nessy Kalviya berdasarkan Keppres Nomor 70/P Tahun 2026.
Sementara anggota Fraksi PAN dari Dapil Papua Pegunungan, Paulus Ubruangge digantikan Mesakh Mirin melalui Keppres Nomor 71/P Tahun 2026.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Dari Sabrina hingga BRImo, Inovasi Layanan BRI Berbuah 36 Penghargaan
-
Anak Buah Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean BBM di Bali: Jangkar Kapal Tersangkut
-
Wajah Baru Jalan Burung-Burung ke Bili-Bili Gowa, Kini Lebih Cantik dan Penuh Warna
-
Maling Kabel Tembaga Berkedok Petugas PLN di Sigi Akhirnya Tertangkap
-
JK Ungkap Sisi Gelap Demokrasi Liberal Indonesia: Banyak Pejabat Tidak Punya Kapasitas