Muhammad Yunus
Kamis, 27 Agustus 2026 | 17:06 WIB
Program pembangunan infrastruktur andalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus berlanjut [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]
Baca 10 detik
  • DPRD Sulawesi Selatan menyetujui program prioritas gubernur tahun 2027 melalui skema multi-years project demi mendukung pembangunan daerah.
  • Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengalokasikan anggaran Rp2,5 triliun untuk memperbaiki jalan demi memperkuat konektivitas serta perekonomian masyarakat.
  • Pemerintah daerah juga membangun irigasi serta rumah sakit regional guna meningkatkan produktivitas pertanian dan layanan kesehatan.

SuaraSulsel.id - Program pembangunan infrastruktur andalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus berlanjut.

Keberlanjutan pembangunan jalan, irigasi hingga layanan kesehatan menjadi bagian dari program prioritas yang mendapat dukungan DPRD Sulsel melalui skema Multi Years Project (MYP).

Koordinator Harian Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sulsel, Mizar Roem, mengatakan pembahasan anggaran 2027 menunjukkan keseriusan legislatif dalam menjaga kesinambungan program pembangunan yang dinilai memberi dampak langsung kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan Mizar dalam rapat paripurna persetujuan bersama KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027, Ranperda Perubahan atas Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta persetujuan MoU Multi Years dan Single Years Program Prioritas Gubernur Sulsel Tahun 2027-2029, Rabu (26/8/2026) malam.

“Dinamika Banggar ini sangat diseriusi oleh Ibu Ketua (Andi Rachmatika Dewi), keempat wakil ketua bersama seluruh anggota Banggar, bahkan di luar daripada Banggar. Ini menandakan bahwa semakin serius dan semakin berdinamika pembahasannya, maka semakin serius pula kita memberikan support terhadap program Bapak Gubernur Sulsel,” kata Mizar.

Jalan Jadi Prioritas Utama

Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Sulsel.

Mizar menilai keberlanjutan pembangunan infrastruktur penting untuk memastikan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini menjadi sentra pertanian dan produksi.

Menurut dia, arah pembangunan Sulsel tidak hanya bertumpu pada kawasan perkotaan. Pembangunan juga harus menjangkau desa dan wilayah produksi yang menjadi penopang perekonomian daerah.

Baca Juga: Syarat Dapat Listrik Gratis dari Pemprov Sulsel 2026: Cek Apakah Rumah Anda Termasuk

“Berbagai sektor sangat diseriusi, terutama sektor pertanian. Ini mempertegas bahwa Pak Gubernur bukan hanya membangun dari kota, tetapi dari desa pun dibangun,” ujarnya.

Program pembangunan tersebut menjadi bagian dari MYP 2025-2027 yang diluncurkan Pemprov Sulsel pada Oktober 2025 dengan total anggaran mencapai Rp3,7 triliun.

Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp2,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan. Program itu mencakup perbaikan dan pengaspalan sekitar 1.000 kilometer jalan yang tersebar pada 85 ruas di berbagai wilayah Sulsel.

Irigasi untuk Dukung Pertanian

Pembangunan tidak berhenti pada jalan. Infrastruktur irigasi juga menjadi bagian penting dari program multi-years karena berkaitan langsung dengan produktivitas sektor pertanian.

Pemprov Sulsel mengalokasikan sekitar Rp780 miliar untuk pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi yang ditargetkan melayani sekitar 54.000 hektare sawah.

Load More