- Remaja perempuan bernama Elmi Febrianti tewas tersapu ombak saat berfoto di kawasan wisata Apparalang, Bulukumba, Minggu 7 Juni 2026.
- Korban terjatuh ke laut akibat hantaman ombak besar yang terjadi secara tiba-tiba di area pinggir tebing lokasi wisata.
- Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 23.58 Wita setelah dilakukan pencarian intensif.
SuaraSulsel.id - Liburan keluarga yang diharapkan menjadi momen menyenangkan berakhir tragis di kawasan wisata Apparalang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.
Seorang remaja perempuan bernama Elmi Febrianti (17) tewas setelah tersapu ombak saat berada di salah satu spot foto di tebing wisata tersebut.
Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan wisata Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 14.30 Wita.
Saat kejadian, Elmi tengah berlibur bersama keluarga dan sejumlah temannya.
Remaja asal Kecamatan Herlang itu kemudian turun ke area tebing yang selama ini dikenal sebagai salah satu lokasi favorit pengunjung untuk berfoto dengan latar panorama laut lepas. Namun, ombak besar tiba-tiba menghantam area pinggir tebing tempat korban berdiri.
Hempasan ombak yang datang mendadak membuat Elmi kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut.
Korban kemudian terlihat terombang-ambing di antara gelombang tinggi sebelum akhirnya hilang dari pandangan.
Detik-detik saat korban terseret ombak sempat terekam kamera pengunjung lain dan videonya kemudian viral di media sosial.
Dalam rekaman itu terlihat korban berusaha bertahan di tengah derasnya arus laut, sementara para pengunjung yang berada di atas tebing hanya bisa menyaksikan tanpa mampu memberikan pertolongan.
Baca Juga: Mengapa Turis Tiongkok hingga Singapura 'Gila-gilaan' Berburu Gunung dan Laut di Indonesia?
Kondisi gelombang yang tinggi membuat upaya penyelamatan secara spontan hampir mustahil dilakukan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah mengatakan berdasarkan informasi yang diterima tim di lapangan, korban terjatuh setelah dihantam ombak saat berada di pinggir tebing.
"Penyebabnya karena terkena hempasan ombak saat berada di area tebing dekat spot foto Apparalang sehingga korban terjatuh ke laut," ucapnya saat dihubungi, Senin, 8 Juni 2026.
Menurut Hasbullah, tidak ada pengunjung yang berani turun memberikan pertolongan setelah korban jatuh. Selain kondisi medan yang sulit, gelombang laut saat itu juga tergolong tinggi.
"Kalau melihat kondisi di video yang kami terima, ombak sangat tinggi. Hampir satu setengah meter. Jadi tidak ada yang berani melakukan pertolongan langsung karena sangat berisiko," ujarnya.
Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan unsur relawan langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso