- Remaja perempuan bernama Elmi Febrianti tewas tersapu ombak saat berfoto di kawasan wisata Apparalang, Bulukumba, Minggu 7 Juni 2026.
- Korban terjatuh ke laut akibat hantaman ombak besar yang terjadi secara tiba-tiba di area pinggir tebing lokasi wisata.
- Tim SAR gabungan menemukan jenazah korban dalam kondisi meninggal dunia pada pukul 23.58 Wita setelah dilakukan pencarian intensif.
Pencarian berlangsung selama berjam-jam hingga malam hari. Tim menyisir perairan sekitar Apparalang dengan menggunakan berbagai peralatan pencarian.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan pada hari yang sama sekitar pukul 23.58 Wita atau kurang dari 10 jam setelah dilaporkan tenggelam.
"Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dan langsung dievakuasi. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Hasbullah.
Tragedi ini kemudian memicu sorotan publik terhadap aspek keselamatan di kawasan wisata Apparalang. Banyak warganet dan pengunjung mempertanyakan minimnya perangkat keselamatan maupun petugas pengawas di salah satu destinasi wisata paling populer di Bulukumba tersebut.
Apparalang selama ini dikenal sebagai objek wisata alam yang menawarkan tebing batu karang dengan panorama laut yang indah.
Lokasi tersebut kerap menjadi tujuan wisatawan untuk berfoto karena memiliki pemandangan yang menyerupai tebing-tebing pantai eksotis di luar negeri.
Namun, keindahan itu juga menyimpan risiko karena sebagian area wisata berbatasan langsung dengan laut terbuka yang sewaktu-waktu dapat diterjang ombak besar.
Kepala Bidang Humas Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim SAR gabungan yang melakukan pencarian hingga larut malam.
"Jenazah korban sudah ditemukan setelah Basarnas dan BPBD bekerja keras melakukan pencarian hingga tengah malam," ungkapnya.
Baca Juga: Mengapa Turis Tiongkok hingga Singapura 'Gila-gilaan' Berburu Gunung dan Laut di Indonesia?
Di balik insiden tersebut, muncul kembali persoalan lama terkait tata kelola kawasan wisata Apparalang.
Pemerintah Kabupaten Bulukumba mengungkapkan bahwa status pengelolaan objek wisata tersebut hingga kini masih menjadi persoalan yang belum sepenuhnya tuntas.
Meski Desa Ara telah ditetapkan sebagai salah satu desa wisata melalui Surat Keputusan Bupati Bulukumba, aspek perizinan dan pengelolaan kawasan disebut belum sepenuhnya jelas.
Pemerintah daerah saat ini masih mengkaji berbagai opsi agar pengelolaan kawasan wisata tersebut dapat memenuhi standar keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung.
Menurut Ayatullah, lokasi wisata Apparalang berada di atas lahan negara. Namun sejak 2016, pengelolaan kawasan dilakukan oleh pihak swasta atau yayasan.
Selama ini pemerintah daerah telah berupaya mengambil alih pengelolaan agar penataan kawasan lebih tertib dan sesuai regulasi yang berlaku.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang