- BNPB mengambil alih komando evakuasi massal di lima provinsi pasca gempa magnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6/2026).
- Tim gabungan mengarahkan warga ke zona aman menyusul peringatan dini tsunami untuk wilayah status siaga dan waspada.
- Radar BMKG mengonfirmasi gelombang tsunami setinggi 9 hingga 75 sentimeter telah menyentuh beberapa titik di wilayah Sulawesi Utara.
SuaraSulsel.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung mengambil alih komando darurat untuk mengendalikan mobilisasi evakuasi massal di sepanjang pesisir lima provinsi: Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, dan Kalimantan Timur.
Langkah ini diambil menyusul aktifnya peringatan dini tsunami akibat gempa bumi dahsyat bermagnitudo 7,7 di Laut Sulawesi, Senin (8/6/2026).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menegaskan bahwa seluruh elemen tim gabungan telah dikerahkan ke titik-titik kritis pantai untuk memandu pergerakan warga menuju zona aman.
"Hingga saat ini, BNPB terus memperkuat koordinasi sinergis dalam satu komando bersama tim gabungan lintas instansi di daerah, mulai dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, hingga relawan yang bersiaga penuh untuk memandu pergerakan warga," tegas Abdul Muhari di Jakarta.
Zona "Siaga" (Wajib Evakuasi ke Tempat Tinggi)
Pemerintah daerah di wilayah berstatus "Siaga" telah diinstruksikan untuk menyisir pemukiman dan mengarahkan masyarakat bergerak secara tertib ke dataran tinggi.
Berdasarkan pemodelan BMKG, wilayah Sulawesi Utara menjadi episentrum ancaman utama dengan estimasi waktu tiba gelombang yang sangat krusial:
- Kepulauan Sangihe: Gelombang pertama diestimasi tiba pukul 06.51 WIB.
- Kota Manado & Minahasa Utara (Bagian Utara): Estimasi tiba pukul 07.12 WIB.
- Bolaang Mongondow (Bagian Utara): Estimasi tiba pukul 07.22 WIB.
- Gorontalo (Bagian Utara): Estimasi tiba pukul 07.26 WIB.
- Buol & Toli-Toli (Sulawesi Tengah): Estimasi tiba pukul 07.27 dan 07.29 WIB.
Zona "Waspada" (Kosongkan Pantai dan Sungai)
Sementara itu, untuk daerah dengan status "Waspada", BNPB mengeluarkan perintah tegas untuk menghentikan seluruh aktivitas maritim dan mengosongkan area wisata pantai maupun muara sungai.
Baca Juga: Rp30 Miliar untuk BPJS Warga Kurang Mampu di Sulawesi Tenggara
Sabuk wilayah waspada ini membentang luas hingga ke pulau Kalimantan:
- Sulut & Malut: Kepulauan Talaud (06.58 WIB), Kota Bitung (07.19 WIB), Halmahera (07.29 WIB).
- Sulteng: Donggala Bagian Utara (07.42 WIB).
- Kalimantan Timur & Utara: Kutai Timur (07.44 WIB), Bulungan (08.05 WIB), hingga Nunukan (08.14 WIB).
Deteksi Riil: Tsunami Setinggi 75 Cm Mulai Masuk Daratan
Alarm kewaspadaan bukan sekadar simulasi di atas kertas. Pemantauan radar BMKG hingga pukul 08.20 WIB mengonfirmasi bahwa gelombang tsunami nyata telah menyentuh daratan dengan ketinggian berkisar antara 9 hingga 75 sentimeter.
Dua titik yang terdeteksi kuat adalah Desa Talengen (Kepulauan Sangihe) dan Desa Tanjung Sidupa (Bolaang Mongondow Utara).
Meski air laut sudah mulai naik, BNPB memastikan jaringan komunikasi darurat dan psikologis massa di lapangan masih berada dalam koridor penanganan yang aman.
"BNPB mengonfirmasi bahwa situasi dan kondisi di lapangan saat ini masih terpantau terkendali," pungkas Abdul Muhari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?
-
Karyawan SPBU Makassar Jatuh Sakit, Video Prabowo Ini Disebut Membuat Panjang Antrean
-
15 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Dewi Natalia Jadi Benteng Debitur Mikro dari Rentenir
-
Basarnas Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Cari Korban KMP Virgo Transport 8