- Universitas Hasanuddin menghadirkan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi sebagai laboratorium hidup untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis nasional.
- Kolaborasi lintas fakultas di Unhas mengintegrasikan riset, pendidikan, dan penyediaan bahan pangan berkualitas dari hulu hingga ke hilir.
- Program yang telah beroperasi selama dua bulan ini bertujuan memberikan layanan gizi terintegrasi serta edukasi bagi masyarakat.
Menurutnya, kampus tidak hanya memproduksi makanan bergizi, tetapi juga membangun sistem dari hulu hingga hilir.
Fakultas Peternakan, misalnya, berperan dalam menyiapkan pasokan telur dan daging berkualitas tinggi melalui perbaikan manajemen pakan ternak.
"Kami mendesain ekosistemnya sejak dari peternakan. Kualitas pakan ditingkatkan agar telur dan daging yang dihasilkan memiliki mutu yang lebih baik untuk mendukung program MBG," jelasnya.
Ia menambahkan, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa mendorong setiap fakultas berkontribusi sesuai bidang keahliannya.
Fakultas Teknik, misalnya, diminta merancang kendaraan distribusi makanan yang lebih efisien serta mengembangkan wadah makan produksi dalam negeri.
Dengan pendekatan tersebut, dapur MBG di Unhas tidak hanya menjadi pusat penyediaan makanan bergizi, tetapi juga wadah inovasi yang melibatkan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung peningkatan kualitas gizi masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Hoaks atau Fakta? Surat Bupati Gowa Minta Mediasi Gubernur Sulsel
-
Mulai 1 Agustus, Makassar Tak Lagi Terima Sampah Campuran di TPA Tamangapa
-
17 Saksi Diperiksa Kejari, Siapa Otak Skandal Jual Beli Jabatan Kepsek Makassar?
-
JPMorgan Validasi Transformasi BRI, Rekomendasi BBRI Naik Jadi Overweight
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia