- Panitia Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 melibatkan delapan UMKM lokal dalam penyediaan goodie bag guna memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.
- Pemerintah Kota Makassar mendukung ajang olahraga tersebut dengan memberikan stimulus dana sebesar Rp2,5 miliar melalui APBD daerah setempat.
- Pihak panitia menanggapi kritik peserta terkait kualitas goodie bag dengan menjelaskan besarnya biaya operasional acara yang mencapai jutaan rupiah.
SuaraSulsel.id - Race Director Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) 2026 Safrita Aryana secara tegas mengklaim pihaknya melibatkan sebanyak delapan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal dalam produksi goodie bag untuk race pack.
Hal itu disampaikan menanggapi polemik goodie bag dari race pack pelaksanaan MHM 2026 yang menjadi viral di sosial media yang dinilai tidak sesuai dengan harga pendaftaran peserta.
"Tahun lalu kita memakai vendor dari luar Makassar, dari Jakarta. Tetapi karena ada tantangan kepada kita untuk melibatkan UMKM, makanya sebagian dari goodie bag kita gunakan produk. Ini bagian dari pemberdayaan UMKM," ujar dia di Makassar, Jumat (29/5).
Kendati tersebar pada delapan UMKM, diakui Rita panggilan Safrita, menjadi tantangan saat UMKM harus menangani langsung kesiapan MHM 2026.
Menurut dia, masih banyak yang harus ditingkatkan lagi kemampuan UMKM dalam merespons pasar (peserta) MHM sebanyak 12.000 peserta.
Pelibatan UMKM dalam ajang sport tourism terbesar di Indonesia Timur itu menjadi hal penting dalam pelibatan masyarakat untuk menggerakkan ekonomi lokal, terlebih pelaksanaannya didukung oleh Pemerintah Kota Makassar.
Pemkot Makassar menyiapkan stimulus sebesar Rp2,5 miliar dalam mendukung pelaksanaan MHM di 2026.
Dukungan Pemkot Makassar yang dianggarkan melalui APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) itu disiapkan untuk hadiah peserta Rp500 juta dan Rp2 miliar untuk pelaksanaan teknis kegiatan secara internal.
"Mudah-mudahan tantangan tahun berikutnya, UMKM bisa lebih siap lagi mengawal pelaksanaan MHM. Karena memang ini juga menjadi beban moril dalam pemberdayaan UMKM," katanya.
Baca Juga: Lulusan SD Dominasi 16 Ribu Jemaah Haji Embarkasi Makassar
Terkait nilai dari race pack MHM 2026 yang dinilai oleh sejumlah peserta tidak sepadan dengan biaya pendaftaran.
Rita menjelaskan biaya operasional untuk setiap orang bisa mencapai Rp2 juta per orang, dan hanya membayar 20 persen.
"Jadi kalau peserta bayar Rp600.000 atau Rp400.000, sebetulnya yang kita pakai buat operasional itu sampai Rp2 juta. Masih ada angka Rp1,4 juta-Rp1,6 juta yang harus diisi oleh sponsor dan dana registrasi selain dari dukungan dari Pemkot," katanya.
Menanggapi hal itu, Bachtiar Baso selaku Ketua Asosiasi industri, usaha mikro, kecil dan menengah Indonesia (AKUMANDIRI) Sulsel menantang pihak panitia menyebutkan UMKM mana saja yang dilibatkan dalam penyediaan produk goodie bag yang digadang-gadang merupakan hasil produk dari delapan pelaku UMKM Kota Makassar.
Apalagi, kata dia, sebelumnya pihak panitia belum pernah menyebutkan secara terbuka pelibatan UMKM pada ajang olahraga akbar di Indonesia Timur itu.
Berbeda dengan ajang lari lainnya, yang bahkan menyertakan logo dari pelaku UMKM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
200 Rumah Disulap Jadi Kampung Warna-Warni, Wajah Baru Pintu Masuk Makassar
-
300 Kilometer Jalan Rusak Langsung Tuntas Lewat Program MYP
-
Kisah Daeng Raba, Penjual Balon yang Merasakan Dampak MYP Sulsel
-
Evaluasi 1 Tahun Tragedi DPRD Makassar, Appi Sentil Pentingnya Respons Cepat ke Masyarakat
-
Seperdua Gunung Lakawan Enrekang Hangus Terbakar, Petugas Terkendala Tebing Terjal