- Peserta Makassar Half Marathon 2026 mengeluhkan buruknya pelayanan panitia terkait pembagian goodie bag yang tidak sesuai standar.
- Panitia MHM mengakui keterlambatan produksi goodie bag oleh mitra UMKM lokal sebagai penyebab utama ketidakpuasan para peserta.
- Pihak panitia meminta maaf dan menjanjikan pengiriman goodie bag resmi kepada seluruh peserta yang terdampak melalui alamat masing-masing.
SuaraSulsel.id - Penyelenggaraan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 menuai keluhan dari sejumlah pelari.
Event lari berskala nasional itu dinilai kacau setelah banyak peserta menerima race pack yang tak sesuai ekspektasi.
Para pelari yang datang dari berbagai daerah mengaku kecewa terhadap pelayanan panitia, khususnya terkait pembagian goodie bag peserta.
Salah satu keluhan datang dari pelari bernama Widi Nugroho. Ia mengaku terkejut saat menerima goody bag polos tanpa logo resmi MHM yang hanya diikat menggunakan tali plastik.
"Kacau! Ikut dari 2024 dan sekarang 2026 sangat-sangat kecewa dengan goodie bag yang dikasi sama panitia. Kok gini ya, serasa belanja di minimarket," tulis Widi dalam unggahannya.
Menurutnya, saat mempertanyakan kondisi goody bag tersebut kepada panitia, ia mendapat penjelasan bahwa stok goody bag resmi telah habis.
"Panitianya bilang, ‘Maaf kak, goody bagnya sudah habis, jadi yang ini dulu. Untuk goody bag MHM bisa diambil setelah race day’," ujarnya.
Widi menilai kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi dalam event sebesar Makassar Half Marathon yang telah dikenal secara nasional.
"Ini event sebesar dan skala nasional bisa secakau ini," keluhnya.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap dan Rangkaian Acara Makassar Half Marathon 2026
Keluhan serupa juga disampaikan peserta lainnya dari Gorontalo.
Ia mengaku membayar biaya pendaftaran hingga Rp600 ribu, namun justru menerima goody bag polos tanpa logo MHM 2026.
"Katanya stoknya sudah habis," tulis peserta tersebut.
Ia mengaku baru kali ini merasa kecewa sejak rutin mengikuti MHM sejak 2023.
Para peserta mempertanyakan bagaimana kekurangan goody bag bisa terjadi, padahal event tersebut disebut telah dipersiapkan jauh hari sejak 2025.
Apalagi, kuota peserta dan data pendaftar sudah diketahui sejak awal, termasuk proses pengambilan race pack yang mewajibkan peserta menunjukkan identitas resmi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Listrik Sempat Padam Lalu Menyala, 23 Rumah di Asrama Mattoanging Makassar Ludes Terbakar
-
Beli BBM Subsidi Wajib Perlihatkan STNK? Warga Protes: Jangan Repotkan Kami..!
-
Kapan Pemadaman Listrik Makassar Berakhir ? Ini Jawaban PLN
-
Sulsel Darurat Air dan Listrik Padam, BMKG Ungkap Fakta Ini
-
Listrik Sulsel Mulai Dipadamkan, Pemprov Sulsel Terima Laporan Penyebabnya