- Peserta Makassar Half Marathon 2026 mengeluhkan buruknya pelayanan panitia terkait pembagian goodie bag yang tidak sesuai standar.
- Panitia MHM mengakui keterlambatan produksi goodie bag oleh mitra UMKM lokal sebagai penyebab utama ketidakpuasan para peserta.
- Pihak panitia meminta maaf dan menjanjikan pengiriman goodie bag resmi kepada seluruh peserta yang terdampak melalui alamat masing-masing.
"Kok bisa tidak cukup? Masa iya kurang?" tanya mereka.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Makassar Half Marathon menyampaikan permintaan maaf secara resmi.
Dalam keterangannya, panitia menjelaskan bahwa produksi goody bag melibatkan UMKM lokal sebagai bagian dari komitmen pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat.
Pihak MHM menyebut salah satu tujuan Makassar Half Marathon adalah memberi dampak sosial dan ekonomi bagi pelaku usaha lokal.
Termasuk dalam produksi perlengkapan kegiatan seperti goody bag peserta.
Namun, mereka mengakui keterlambatan produksi menjadi risiko yang muncul dari keputusan tersebut.
"Kami memohon maaf atas kendala teknis produksi goodie bag resmi kami. Bagi peserta yang menerima goodie bag spunbond pada 28 Mei dan 29-30 Mei, jangan khawatir. Goodie bag resmi tetap menjadi hak Anda dan akan dikirim langsung ke alamat masing-masing pekan depan," tulis pihak MHM.
Salah satu panitia, Edho Budiman juga menyampaikan permohonan maafnya kepada peserta.
Ia mengatakan panitia sengaja melibatkan UMKM Makassar agar event tersebut memberi dampak nyata bagi ekonomi lokal.
Baca Juga: Ini Jadwal Lengkap dan Rangkaian Acara Makassar Half Marathon 2026
"Kami sadar keputusan ini membawa tantangan tersendiri. Dan keterlambatan yang terjadi adalah bagian dari risiko yang kami ambil dengan penuh tanggung jawab," ujar Edho.
Menurutnya, kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi agar pelibatan unsur lokal ke depan dapat berjalan lebih siap dan profesional.
"Ini bukan alasan melainkan pembelajaran. Bagi kami bagi para mitra UMKM, dan bagi ekosistem event lokal yang terus bertumbuh," katanya.
Diketahui, MHM 2026 akan digelar pada 30-31 Mei 2026 dan dihadiri 12 ribu pelari.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu