- Gubernur Sulawesi Selatan menyambut HUT Dekranas ke-46 dan HKG PKK ke-54 di Trans Studio Mall Makassar, Jumat 10 Juli 2026.
- Pemilihan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah karena daerah tersebut memiliki potensi kerajinan serta produk UMKM berkualitas berstandar ekspor.
- Kehadiran tiga ribu peserta nasional diharapkan mempromosikan produk lokal serta memotivasi pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas karya mereka.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan apresiasi kepada Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Ananda Rakabuming Raka, atas kepercayaan menjadikan Sulawesi Selatan sebagai tuan rumah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.
Hal tersebut disampaikan Andi Sudirman saat menghadiri pembukaan HUT Dekranas ke-46 yang berlangsung di Trans Studio Mall (TSM) Makassar, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Dekranas Selvi Ananda Rakabuming Raka, Ketua Tim Penggerak PKK Pusat Tri Tito Karnavian, para Ketua Dekranasda dari seluruh Indonesia, jajaran pengurus, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Andi Sudirman mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Sulawesi Selatan sebagai lokasi penyelenggaraan dua agenda nasional tersebut.
"Terima kasih banyak kepada Ibu Selvi Ananda Rakabuming Raka untuk HUT Dekranas dan HKG yang telah menunjuk Sulawesi Selatan," ujar Andi Sudirman.
Menurutnya, pemilihan Sulawesi Selatan tidak terlepas dari potensi besar yang dimiliki daerah ini, khususnya di sektor kerajinan dan produk UMKM yang telah memiliki kualitas unggulan hingga mampu menembus pasar ekspor.
"Menurut beliau, Sulsel sangat baik secara kajian, memiliki kerajinan-kerajinan yang unggul, kualitas ekspor juga kita punya. Ini memberikan kesempatan kepada UMKM-UMKM kita sebagai wadah untuk memamerkan produk-produk mereka. Ini merupakan apresiasi besar bagi kita," katanya.
Andi Sudirman menilai penyelenggaraan event berskala nasional menjadi salah satu cara efektif untuk memperkenalkan produk-produk UMKM kepada pasar yang lebih luas.
"Harus menyiapkan wadah, salah satunya melalui event pameran yang bisa menghadirkan banyak orang. Sekitar 3.000 peserta dari seluruh Indonesia hadir dan siap berbelanja," ungkapnya.
Baca Juga: 10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar
Ia berharap kehadiran ribuan peserta dari berbagai daerah dapat memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM Sulawesi Selatan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk.
"Kita berharap mereka bisa memberikan motivasi kepada UMKM kita. Dengan adanya kegiatan ini, mereka akan berpikir akan ada lagi event berikutnya yang dibuat oleh pemerintah provinsi maupun nasional di Sulawesi Selatan. Sehingga UMKM kita akan terus memperbaiki diri dan semakin meningkatkan kualitas produknya melalui proses kurasi," tutup Andi Sudirman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso
-
Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak