- Polresta Kendari menetapkan pria berinisial CA sebagai tersangka kasus kekerasan seksual terhadap remaja perempuan di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan.
- Tindak pidana tersebut terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026, saat pelaku mencoba melakukan pelecehan terhadap asisten rumah tangga di lokasi.
- Tersangka telah resmi ditahan dan akan diproses hukum menggunakan Pasal 414 ayat (1) huruf b UU Nomor 1 Tahun 2023.
SuaraSulsel.id - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari menetapkan seorang pria berinisial CA (32) sebagai tersangka kasus dugaan kekerasan seksual terhadap remaja berinisial PI (18) yang terjadi di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Penetapan tersangka dilakukan setelah polisi menggelar perkara dan melakukan serangkaian pemeriksaan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah pribadi Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, di Kelurahan Lepo-lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto mengatakan tersangka kini telah diamankan dan resmi ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.
“Sudah ditahan. Sejak Minggu lalu diamankan dan langsung dilakukan penahanan,” kata Welliwanto saat dikonfirmasi, Rabu, 20 Mei 2026.
Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, peristiwa dugaan kekerasan seksual itu terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026 sekitar pukul 20.50 Wita.
Saat kejadian, korban yang diketahui bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah pribadi bupati baru selesai dari kamar mandi sebelum diduga diikuti pelaku menuju kamar korban.
Polisi mengungkapkan tersangka sempat membujuk korban untuk menjalin hubungan asmara. Namun ajakan tersebut ditolak korban.
“Korban menolak dan melakukan perlawanan dengan menendang, mencakar, serta memukul pelaku,” ujar Welliwanto.
Meski mendapat perlawanan, pelaku disebut tetap berusaha melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban yang saat itu dalam kondisi ketakutan.
Baca Juga: Korban Kekerasan Seksual di Rumah Bupati Konsel Diminta Menikahi Pelaku Saat Lapor Polisi
Korban kemudian berusaha melarikan diri sambil berteriak meminta pertolongan hingga membuat pelaku kabur dari lokasi kejadian.
Akibat insiden tersebut, korban mengalami sejumlah luka lebam di beberapa bagian tubuhnya.
Dalam proses penyidikan, polisi juga telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan saksi untuk memperkuat konstruksi perkara.
Tersangka CA diketahui merupakan kerabat dari istri Bupati Konawe Selatan dan bekerja di rumah pribadi kepala daerah tersebut.
Kasus ini turut menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan adanya upaya penyelesaian di luar proses hukum.
Korban mengaku sempat ditawari untuk menikah dengan terduga pelaku saat proses pelaporan berlangsung di Polresta Kendari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Skakmat Peramal 'Indonesia Kolaps', Prabowo: Saya Lihat Langsung Masa Depan Indonesia Cerah
-
Kronologi 'COD' Geng Motor Warmen 27 Vs Tabe 22 di Makassar, 1 Tewas
-
Tragedi KM Virgo Transport 8: Nakhoda Hingga General Manager Diciduk Polisi
-
Bisnis Skincare Abal-Abal di Gowa Raup Rp100 Juta Per Pekan
-
Dosen Menangis Berujung Pengeroyokan Brutal di Fakultas Teknik Untad