Ronald Seger Prabowo
Kamis, 07 Mei 2026 | 16:05 WIB
Kali Kukuba di Teluk Buli, Desa Buli Asal dan Wayfli, Kecamatan Maba, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, diduga tercemar limbah dari perusahaan PT Feni Halmahera Timur (FHT). [Porostimur]
Baca 10 detik
  • Kali Kukuba di Halmahera Timur diduga tercemar limbah akibat kegagalan fungsi bendungan milik PT Feni Halmahera Timur.
  • Masyarakat memprotes melalui aksi pemblokiran jalan karena operasional perusahaan dianggap mengabaikan kelestarian lingkungan dan ekosistem pesisir.
  • Perusahaan berkomitmen melakukan penyedotan lumpur sebagai tindak lanjut atas tuntutan warga dalam dialog resmi bersama pihak terkait.

“Kami memahami adanya perhatian dan kekhawatiran masyarakat terkait kondisi perairan di wilayah Mabapura dan sekitarnya yang belakangan menjadi sorotan publik,” ujar pihak FHT dalam keterangan resminya.

FHT menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan awal di lapangan, perubahan kondisi air sungai terjadi pada periode dengan intensitas curah hujan tinggi yang berdampak pada sistem aliran air di area proyek.

Load More