- Perwakilan berbagai organisasi masyarakat menemui Jusuf Kalla di Jakarta Selatan pada Senin, 27 April untuk membahas persatuan nasional.
- Delegasi mengapresiasi kontribusi Jusuf Kalla dalam mendamaikan konflik di Poso, Ambon, serta Aceh demi keutuhan bangsa Indonesia.
- Para tokoh organisasi menyerukan pentingnya rekonsiliasi dan menjaga persatuan nasional di tengah tantangan krisis serta polarisasi politik saat ini.
SuaraSulsel.id - Sejumlah perwakilan organisasi masyarakat lintas latar belakang menggelar silaturahmi dengan Jusuf Kalla di kediamannya di kawasan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (27/4).
Pertemuan tersebut membahas pentingnya menjaga persatuan bangsa di tengah berbagai tantangan nasional.
Rombongan terdiri dari perwakilan Vox Point Indonesia, Patria PMKRI, Formas, serta Pewarna Indonesia. Mereka menyampaikan apresiasi atas peran Jusuf Kalla dalam menyelesaikan berbagai konflik di Indonesia.
Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo, menyatakan bahwa Jusuf Kalla merupakan tokoh bangsa yang tidak hanya berbicara, tetapi juga terlibat langsung dalam proses perdamaian, seperti di Poso, Ambon, dan Aceh.
“Beliau adalah pelaku sejarah dalam mendamaikan konflik yang berdarah. Karena itu kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk menghargai jasa para tokoh yang telah berkontribusi bagi perdamaian,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan organisasi juga mengajak Jusuf Kalla untuk kembali berperan aktif dalam mendorong rekonsiliasi di tengah masyarakat.
Mereka menilai Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis energi dan persoalan multidimensi yang memerlukan persatuan untuk mengatasinya.
Ketua Umum DPP Patria PMKRI, Agustinus Tamo Mbapa, menegaskan bahwa tidak ada ajaran agama yang membenarkan kekerasan. Ia juga menyinggung adanya laporan terhadap Jusuf Kalla yang dinilai tidak tepat.
“Kami meminta agar laporan tersebut segera dicabut karena tidak berkaitan dengan ajaran dogmatis, melainkan hanya kesalahpahaman akibat potongan informasi,” katanya.
Baca Juga: Gibran Rakabuming: Pak JK Adalah Idola Saya
Selain itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam polarisasi yang dipicu kepentingan politik. Menurutnya, menjaga kebersamaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia harus menjadi prioritas utama.
Pertemuan ini diakhiri dengan seruan kepada seluruh elemen bangsa agar tidak mudah terprovokasi serta terus memperkuat persatuan di tengah dinamika yang ada.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Program MYP Irigasi Pemprov Sulsel Topang Swasembada Pangan
-
Pesan Terakhir Hasbiah Sebelum Virgo Transport 8 Tenggelam: 'Jaga Cucu-Cucuta'
-
Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026 dari Kemenpora, Tegaskan Dukungan untuk Olahraga
-
Koper Penumpang Pesawat Tujuan Makassar Berisi Anak Kera Ekor Panjang