Muhammad Yunus
Rabu, 22 April 2026 | 16:46 WIB
Ladalle Abdullah, sopir truk pengangkut gabah asal Sidrap menunaikan ibadah haji dari hasil tabungan bertahun-tahun [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Baca 10 detik
  • Ladalle Abdullah, seorang sopir truk asal Sidrap, akan berangkat haji pada 22 April 2026 melalui Embarkasi Makassar.
  • Ia mewujudkan impian menunaikan ibadah haji setelah tekun menabung selama 30 tahun dari hasil pekerjaannya yang terbatas.
  • Ladalle mendaftar haji pada tahun 2011 dan berencana mendoakan kesejahteraan ketiga anaknya saat berada di Tanah Suci nanti.

Setiap rupiah yang bisa disisihkan. Ia kumpulkan dengan penuh harap.

Seiring waktu, penghasilannya sempat meningkat. Upahnya naik menjadi sekitar Rp400 ribu.

Namun, bagi Ladalle, itu bukan alasan untuk berhenti berhemat. Ia justru semakin giat menabung, melanjutkan kebiasaan yang sudah ia jalani selama bertahun-tahun.

"Itumi saya tabung lagi. Sampai 20 tahun lebih saya kumpulkan," ujarnya.

Perjalanan itu tentu tidak selalu mudah. Di tengah keterbatasan ekonomi, Ladalle juga sempat menghadapi masalah kesehatan.

Rasa sakit di bagian pinggang kerap datang, mengganggu aktivitasnya sebagai sopir yang harus duduk berjam-jam di balik kemudi.

Namun, kondisi itu tak pernah benar-benar mematahkan tekadnya.

"Walaupun sakit pinggang, saya tetap semangat. Ini anugerah bagi saya," katanya pelan dengan suara yang mengandung rasa syukur.

Bagi Ladalle, setiap rasa lelah dan sakit adalah bagian dari perjalanan yang harus dilalui. Ia menjalaninya tanpa banyak keluhan, seolah percaya bahwa setiap usaha kecil yang ia lakukan suatu hari akan menemukan balasannya.

Baca Juga: Jual 3 Ekor Sapi, Petani Asal Soppeng Akhirnya Berangkat Haji Setelah 16 Tahun Menunggu

Dan impian itu akhirnya datang. Ia duduk di Asrama Haji Sudiang bersiap menapaki perjalanan yang selama ini hanya ia simpan dalam doa.

Tak ada kemewahan dalam kisahnya. Hanya ketekunan yang dijaga bertahun-tahun.

Di tengah kebahagiaan itu, Ladalle tak lupa membawa harapan untuk keluarganya. Ia berencana memanjatkan doa khusus untuk ketiga anaknya saat berada di Tanah Suci.

Ia berharap mereka selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang cukup. Lebih dari itu, ia juga menyimpan harapan sederhana agar suatu hari nanti, anak-anaknya bisa mengikuti jejaknya menunaikan ibadah haji.

"Semoga tiga anak saya juga bisa naik haji," ucapnya.

Bagi Ladalle Abdullah, perjalanan ini bukan hanya tentang dirinya. Ini adalah tentang mimpi yang diperjuangkan dengan sabar, tentang kerja keras yang tak selalu terlihat, dan tentang keyakinan bahwa harapan sekecil apa pun, akan menemukan jalannya jika dijaga dengan sungguh-sungguh.

Load More