- Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meresmikan proyek penanganan banjir Sungai Rongkong pada Kamis (23/6/2026).
- Pemerintah membangun tanggul sepanjang 200 meter menggunakan metode bronjong dan pengerukan sedimen senilai Rp5,9 miliar.
- Proyek tersebut bertujuan meminimalisir luapan air demi melindungi permukiman warga serta lahan pertanian di Luwu Utara.
SuaraSulsel.id - Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman melakukan Ground Breaking Penanganan Banjir Sungai Rongkong di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Kamis (23/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, serta unsur Forkopimda lainnya.
“Bismillah, hari ini bersama Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko dan Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim beserta unsur Forkopimda melakukan Ground Breaking Penanganan Banjir Sungai Rongkong di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara,” kata Andi Sudirman.
Penanganan banjir tersebut dilakukan melalui pembangunan tanggul sepanjang 200 meter dengan anggaran Rp5,9 miliar.
Adapun metode pelaksanaan teknis di lapangan mencakup pemasangan bronjong, geotextile, kayu dolken, serta pengerukan sedimen untuk mengembalikan kapasitas tampung dan alur sungai secara optimal.
Andi Sudirman mengatakan, penanganan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko luapan air, sekaligus melindungi kawasan permukiman dan lahan pertanian warga.
“Penanganan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko luapan air, melindungi permukiman dan lahan pertanian warga, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di tiga desa yang terdampak,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan masyarakat serta bantuan pasukan dari TNI Kodam XIV/Hasanuddin agar proses pekerjaan dapat berjalan dengan baik.
“Mohon dukungan masyarakat dan bantuan pasukan dari TNI Kodam XIV/Hasanuddin agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Baca Juga: Pemprov Sulsel Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Rp17,5 Miliar
Menurutnya, penanganan Sungai Rongkong ini merupakan langkah nyata untuk mencegah banjir dan memberikan perlindungan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak luapan sungai.
“Insyaallah, ikhtiar ini menjadi langkah nyata untuk mencegah banjir sekaligus menjaga keberlanjutan aktivitas dan perekonomian masyarakat di Kabupaten Luwu Utara,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes
-
SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai
-
JK Kritik Penanganan Papua: Jangan Cuma Mengandalkan Operasi Keamanan!
-
Holding UMi Jadi Strategi BRI Perluas Akses Keuangan dan Pemberdayaan
-
Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan