Tasmalinda
Minggu, 19 April 2026 | 21:36 WIB
Ketua Partia Golkar Maluku Tenggara, Nus Kei bersama menteri Bahlil [instagram]
Baca 10 detik
  • Agrapinus Rumatora atau Nus Kei, Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara, tewas akibat penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun.
  • Peristiwa penikaman terjadi secara tiba-tiba saat korban baru tiba dari Jakarta, yang menyebabkan nyawanya tidak tertolong di rumah sakit.
  • Kematian tokoh politik strategis ini berpotensi mengubah arah dinamika politik serta keseimbangan kekuatan di wilayah Maluku Tenggara tersebut.

SuaraSulsel.id - Nama Nus Kei menjadi perhatian luas setelah peristiwa penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara. Sosok yang dikenal sebagai Ketua Partai Golkar di daerah itu kini ramai dicari publik, bukan hanya karena kasus yang menimpanya, tetapi juga karena pengaruhnya di panggung politik lokal.

Lantas, siapa Nus Kei sebenarnya?

Nus Kei memiliki nama lengkap Agrapinus Rumatora. Ia dikenal sebagai tokoh politik lokal yang menjabat sebagai Ketua DPC Partai Golkar Maluku Tenggara. Sebagai pimpinan partai di tingkat daerah, posisi Nus Kei tergolong strategis. Ia berperan dalam yakni menggerakkan struktur partai,  membangun jaringan politik dan memengaruhi dinamika kekuasaan di wilayahnya.

Di Maluku Tenggara, Nus Kei bukan sosok biasa. Ia dikenal memiliki jaringan yang luas dan peran penting dalam kehidupan politik daerah.

Sebagai Ketua Golkar, Nus Kei berada di posisi yang kerap menjadi pusat komunikasi politik daerah,  pengambilan keputusan lokal termasuk pergerakan kekuatan politik.

Karena itu, setiap peristiwa yang melibatkan dirinya langsung menarik perhatian publik.

Nus Kei menjadi korban penikaman di Bandara Karel Sadsuitubun saat baru tiba dari Jakarta. Serangan terjadi secara tiba-tiba di area pintu keluar bandara.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius. Peristiwa ini mengejutkan banyak pihak karena terjadi di ruang publik dengan pengamanan ketat, melibatkan tokoh politik aktif dan berlangsung cepat dan brutal.

Kasus Nus Kei tidak hanya dilihat sebagai tindak kriminal biasa. Ada beberapa faktor yang membuatnya menjadi sorotan luas:

Baca Juga: Fakta Baru Penikaman Nus Kei: Pelaku Sudah Menunggu di Bandara, Diduga Karena Dendam Lama

1. Status sebagai Ketua Partai

Sebagai pimpinan Partai Golkar di daerah, Nus Kei memiliki posisi penting dalam struktur politik.

2. Lokasi di Bandara

Kejadian di bandara memunculkan pertanyaan soal keamanan ruang publik.

3. Perhatian Publik yang Tinggi

Nama Nus Kei langsung menjadi topik pencarian dan perbincangan luas.

Load More