- Dua terduga pelaku berinisial HR dan FU telah diamankan pihak kepolisian terkait kasus penikaman Nus Kei di Bandara Karel Sadsuitubun.
- Investigasi awal menunjukkan aksi penyerangan tersebut diduga telah direncanakan sebelumnya oleh pelaku karena mereka sudah menunggu kedatangan korban di bandara.
- Pihak kepolisian masih mendalami dugaan motif dendam lama serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peristiwa penikaman tersebut.
SuaraSulsel.id - Kasus penikaman yang menewaskan tokoh politik Maluku Tenggara sekaligus Ketua Partai Golkar, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei mulai menemukan titik terang. Fakta terbaru mengarah pada satu kemungkinan yang mengejutkan: serangan tersebut diduga bukan aksi spontan, melainkan terkait dendam lama.
Indikasi ini menguat setelah terungkap bahwa pelaku diduga telah berada di lokasi lebih dulu, bahkan menunggu kedatangan korban di bandara sebelum melancarkan serangan.
Berdasarkan informasi yang berkembang dalam proses penyelidikan, dua terduga pelaku berinisial HR (28) dan FU (36) disebut telah berada di sekitar Bandara Karel Sadsuitubun sebelum korban tiba.
Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara (Malra) menangkap dua orang terduga penikam Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, Minggu.
"Petugas dengan dipimpin langsung Kapolres Maluku Tenggara AKBP Rian Suhendi menangkap dua terduga pelaku dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian. Keduanya masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36)," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, di Ambon.
Hal ini menjadi perhatian karena menunjukkan kemungkinan adanya perencanaan dalam aksi penyerangan tersebut. Setibanya korban di area pintu keluar bandara, pelaku langsung mendekat dan melakukan penikaman menggunakan senjata tajam. Serangan terjadi cepat dan brutal di ruang publik yang ramai.
Dari hasil pemeriksaan awal, motif penyerangan terhadap Nus Kei mulai mengarah pada dugaan dendam lama.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa pelaku memiliki latar belakang persoalan sebelumnya yang diduga berkaitan dengan korban. Bahkan, ada indikasi bahwa pelaku menaruh tudingan terhadap Nus Kei dalam peristiwa yang terjadi beberapa tahun lalu.
Meski demikian, dugaan ini belum menjadi kesimpulan resmi dan masih dalam pendalaman penyidik.
Baca Juga: Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, DPD I Maluku Desak Usut Tuntas
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berjalan dan belum ada kesimpulan final terkait motif penikaman. “Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” ujar pihak kepolisian.
Selain itu, penyidik juga tengah menggali hubungan antara pelaku dan korban, serta memastikan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Fakta bahwa penikaman terjadi di area bandara—ruang publik dengan sistem keamanan ketat—menjadi sorotan tersendiri.
Bagaimana pelaku bisa dengan leluasa menunggu dan melakukan serangan? Apakah ada celah dalam pengawasan?
Pertanyaan-pertanyaan ini masih menjadi bagian dari penyelidikan yang berlangsung. Hingga kini, dua terduga pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan transparan.
Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak berspekulasi atau terprovokasi, serta menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.
Tag
Berita Terkait
-
Diserang di Bandara hingga Tewas, Ini Kronologi Lengkap Penikaman Nus Kei dalam 2 Jam
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, DPD I Maluku Desak Usut Tuntas
-
2 Pelaku Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditangkap, Motif Masih Misteri
-
Usai Penikaman Ketua Golkar Malra, Masyarakat Diimbau Tak Lakukan Aksi Balasan, Ini Alasannya!
-
Motif di Balik Penikaman Nus Kei Masih Gelap, Polisi Buka Suara soal Dugaan yang Muncul
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar
-
25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
-
Masa Pensiun Lebih Terencana, BRI DPLK Mudah Dibuka lewat BRImo dan Berbonus
-
Cemburu Buta, Suami di Bone Tega Siksa dan Bakar Istri Hidup-hidup
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September