- Narapidana korupsi Rutan Kendari viral setelah kedapatan berada di kedai kopi usai mengikuti sidang Peninjauan Kembali.
- Petugas Rutan Kendari diperiksa karena membiarkan narapidana tersebut singgah di kedai kopi saat perjalanan kembali ke rutan.
- Pihak berwenang menjatuhkan sanksi disiplin kepada petugas pengawal serta memberikan hukuman isolasi dan pemindahan bagi narapidana tersebut.
“Petugas yang mengawal langsung diperiksa melalui Berita Acara Pemeriksaan bersama tim Patnal Rutan Kendari,” kata Sulardi saat dihubungi.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh petugas pengawal karena tidak mencegah narapidana tersebut singgah di kedai kopi.
Menurut Sulardi, narapidana tersebut awalnya diajak bertemu oleh mantan bawahannya yang kini bekerja di lingkungan syahbandar atau otoritas pelabuhan.
“Setelah sidang selesai, WBP itu diajak ngopi oleh mantan bawahannya dulu. Namun petugas tidak melarang sehingga mereka lanjut ke kedai kopi,” ujarnya.
Petugas Disanksi, Napi Dipindahkan
Atas kejadian tersebut, Ditjenpas Sultra memutuskan menjatuhkan sanksi disiplin kepada petugas pengawal.
Petugas itu juga langsung ditarik dari tugasnya di Rutan Kendari dan ditempatkan di kantor wilayah untuk menjalani proses lebih lanjut.
Sementara itu, narapidana berinisial S juga dikenai sanksi tegas berupa penempatan di sel isolasi serta pemindahan ke Lembaga Pemasyarakatan Kendari.
“Hukuman disiplin terhadap petugas bersifat internal. Yang bersangkutan juga masih memiliki hak untuk menyampaikan tanggapan atas sanksi yang diberikan,” jelas Sulardi.
Baca Juga: BMKG Sebut Aktivitas Ini Sebabkan Gempa Bumi di Kendari
Kasus ini bermula ketika narapidana S terlihat berada di salah satu kedai kopi di kawasan Eks MTQ Kendari, yang kemudian memicu spekulasi publik karena diduga bertemu sejumlah pihak di luar kepentingan persidangan.
Pihak Rutan Kendari memastikan hasil pemeriksaan lengkap akan disampaikan kepada publik setelah seluruh proses klarifikasi dan konfrontasi keterangan selesai dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Bawa Bubur Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bangun Usaha Bersama Dukungan BRI
-
Antrean BBM Makin Panjang, Wali Kota Makassar Datangi Pertamina: Tolong Cari Jalan Keluar!
-
Antrean Panjang BBM di Bone Picu Keributan: Adu Jotos, Ada yang Bawa Badik
-
Antre 7 Jam Demi Pertalite, Ojol di Makassar: Kami Butuh, Bukan Panic Buying
-
Kurangi Dampak Mobilitas, Gubernur Sulsel Berlakukan Sekolah Daring