- BMKG melaporkan gempa tektonik bermagnitudo 2,3 mengguncang wilayah daratan tenggara Kendari pada Senin, 13 April pukul 23.39 Wita.
- Gempa dangkal sedalam lima kilometer tersebut dipicu oleh aktivitas sesar Kendari segmen sentral dan dirasakan masyarakat Moramo.
- Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun aktivitas gempa susulan pascaterjadinya peristiwa gempa bumi tersebut.
SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebut bahwa aktivitas sesar aktif menyebabkan gempa bumi di wilayah itu pada Senin (13/4) pukul 23.39 Wita.
“Wilayah Kendari diguncang gempa bumi tektonik,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar Nasrol Adil saat dihubungi di Kendari, Selasa (13/4).
Berdasarkan hasil analisis BMKG, kata dia, gempa bumi tersebut memiliki bermagnitudo 2,3.
Nasrol Adil menyampaikan episenter gempa bumi tersebut terletak pada koordinat 4,12 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,61 derajat Bujur Timur (BT).
“Atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 20 kilometer tenggara Kendari, pada kedalaman lima kilometer,” ujarnya.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, lanjut dia, gempa bumi yang terjadi itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Kendari segmen sentral.
Nasrol Adil menjelaskan estimasi peta guncangan atau shakemap dan laporan masyarakat, gempa bumi tersebut menimbulkan guncangan yang dirasakan di Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) dengan skala intensitas II MMI.
“Atau getaran dirasakan nyata dalam rumah,” sebut Nasrol Adil.
Hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
Baca Juga: Belum Reda! 348 Gempa Susulan, Getaran M4,8 Kembali Guncang Timur Bitung
“Hingga pukul 00.10, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya kejadian gempa bumi susulan,” ungkapnya.
Nasrol Adil mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diterima berasal dari sumber resmi BMKG melalui kanal komunikasi terverifikasi, seperti website resmi, aplikasi Mobile Apps Info BMKG, atau media sosial @infoBMKG.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
Terkini
-
800 Orang Tewas! Ini 10 Fakta Mengejutkan Laka Lantas di Sulsel
-
Waspada! Ini Lokasi Paling Sering Makan Korban Kecelakaan di Kota Makassar
-
BMKG Sebut Aktivitas Ini Sebabkan Gempa Bumi di Kendari
-
Tak Diberi Uang Judi, Suami di Makassar Nekat Parangi Istri dan Habisi Nyawa Sepupu
-
Inklusi Keuangan Melesat, Holding UMi Dorong Literasi dan Akses Investasi Masyarakat