- Vicky Katiandagho resmi mengundurkan diri dari kepolisian setelah mengalami mutasi jabatan saat menangani kasus dugaan korupsi.
- Sebelum mundur, Vicky menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Polres Minahasa yang menyidik kasus korupsi tahun 2024.
- Polda Sulawesi Utara hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait alasan mutasi dan pengunduran diri Vicky tersebut.
SuaraSulsel.id - Keputusan mengejutkan datang dari seorang polisi yang dikenal vokal dalam penanganan kasus korupsi, Vicky Katiandagho.
Di tengah proses pengusutan perkara yang sedang ditanganinya, ia justru mengalami mutasi jabatan.
Tak lama setelah itu, Vicky mengambil langkah yang tak kalah mengejutkan: mengundurkan diri secara terhormat dari institusi kepolisian.
Momen perpisahannya berlangsung sederhana, jauh dari kesan seremoni resmi.
Dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial, Vicky terlihat menyampaikan ucapan terima kasih kepada institusi tempat ia pernah mengabdi.
“Terima kasih Polda Sulut, Polres Minahasa, Polres Kepulauan Talaud…” ucapnya dalam video tersebut.
Salah satu bagian yang paling menyentuh perhatian publik adalah saat ia terlihat bersujud.
Gestur itu dianggap sebagai simbol pelepasan beban sekaligus penutup perjalanan panjangnya sebagai aparat penegak hukum.
Kalimat yang ia ucapkan kemudian banyak dikutip warganet.
Baca Juga: Dukun Viral Lakukan Gerakan Seperti Salat Dipanggil Polisi, Baca Mantra Tak Pantas
“Kapapun baju coklat ini bisa tanggal, tetapi jiwa, sekali Bhayangkara selamanya Bhayangkara,” kata Vicky.
Ia juga menyampaikan pesan yang dinilai sarat makna tentang perjalanan pengabdian seorang aparat.
“Pengabdian tidak selalu berakhir dengan tepuk tangan. Kadang ditutup dengan diam dan langkah pergi yang berat.”
Pada akhir pesannya, Vicky menutup dengan pernyataan singkat namun tegas: “I quit.”
Sempat Mengusut Kasus Korupsi
Sebelum memutuskan mundur, Vicky diketahui tengah menangani kasus dugaan korupsi yang terjadi pada 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kronologi Mega Mall Manado Terbakar, Tewaskan 1 Orang yang Terjebak
-
Tampang Pelaku Lowongan Kerja Palsu, Sekap dan Perkosa Mahasiswi di Makassar
-
Pelajar di Luwu Tewas Mengenaskan usai Bercanda Ingin Nikahi Ibu Teman
-
Pemerkosa Mahasiswi di Makassar Ternyata Mau Cari Korban Baru di Surabaya
-
Gubernur Kaltara Minta Mahasiswa di Perantauan Saling Jaga Usai Kasus Kekerasan Seksual di Makassar