- Seorang siswi SMP berinisial NH (15) hilang sembilan hari di Makassar, ditemukan di Gowa bersama pelaku JR (31).
- Pelaku JR (31) memikat korban menggunakan foto profil media sosial yang lebih muda dan menjanjikan pernikahan.
- JR dijerat UU Perlindungan Anak karena mengakui telah menyetubuhi korban sebanyak lima kali selama penyekapan.
SuaraSulsel.id - Seorang remaja berinisial NH (15), warga Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan Sulsel), dilaporkan sempat menghilang secara misterius.
Siswi yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) itu tidak diketahui keberadaannya selama sembilan hari sejak meninggalkan rumah hingga membuat keluarganya diliputi kecemasan.
NH akhirnya ditemukan oleh Unit Jatanras Polrestabes Makassar di sebuah rumah di kawasan Barombong, Kabupaten Gowa.
Polisi mengungkap bahwa korban diduga dibawa dan disembunyikan oleh seorang pria berinisial JR (31), yang kini telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasus ini bermula saat keluarga NH datang dari Kabupaten Maros ke Kota Makassar untuk merayakan hari raya Idulfitri. Namun kehangatan momen keluarga tersebut berubah menjadi kecemasan pada Kamis, 19 Maret 2026.
Sekitar pukul 13.00 Wita, NH terlihat meninggalkan kediaman keluarganya tanpa pamit. Awalnya, keluarga mengira korban hanya pergi sebentar. Namun, hingga berhari-hari lamanya, remaja tersebut tak kunjung pulang.
Kepanikan mulai melanda. Pencarian mandiri dilakukan ke berbagai tempat, namun hasilnya nihil.
Setelah satu minggu lebih dalam ketidakpastian, pihak keluarga akhirnya secara resmi melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Merespons laporan tersebut, Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar bergerak cepat. Di bawah kepemimpinan AKP Hamka, tim melakukan penelusuran digital dan lapangan.
Hasil penyelidikan mengarah pada sebuah lokasi di daerah Barombong, Kabupaten Gowa. Di sanalah, polisi menemukan korban bersama seorang pria berinisial JR pada Sabtu, 28 Maret 2026 malam.
Tipu Muslihat di Media Sosial
Di balik kasus hilangnya NH, tersimpan cerita tentang manipulasi dan tipu daya yang dilakukan oleh pelaku. Kanit Jatanras Polrestabes Makassar, AKP Hamka mengungkapkan bahwa perkenalan keduanya bermula dari sebuah ketidaksengajaan di media sosial.
Ironisnya korban awalnya berniat menghubungi anak pelaku melalui ponsel. Namun, bukan sang anak yang merespons, melainkan JR. Melihat ada kesempatan, JR justru mengambil alih komunikasi tersebut.
Untuk memikat hati remaja di bawah umur itu, JR melancarkan strategi licik dengan menggunakan foto profil seorang lelaki yang jauh lebih muda dari usia aslinya. Pelaku menggunakan foto profil lelaki muda untuk menarik perhatian korban.
"Dari komunikasi intens itu, keduanya kemudian menjalin hubungan asmara," jelas AKP Hamka saat dikonfirmasi, Minggu, 29 Maret 2026.
Berita Terkait
-
Komisioner Komnas HAM Desak Penyelesaian Hukum Kasus Kekerasan Seksual Mei 1998
-
Peringati Tragedi Mei 1998, Komnas Perempuan Ingatkan Sejarah Kelam Kekerasan Seksual Massal
-
Plafon Rp25-50 Juta Jadi Favorit UMKM di Makassar, BRI Catatkan Tren Positif di Awal 2026
-
Hotman Paris Turun Tangan, Bongkar Taktik Kiai Cabul Ashari Manipulasi Puluhan Santriwati
-
Apa Itu 'Homeless Media' yang Viral dari Kebijakan Bakom RI
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Kasus Kekerasan Mahasiswi Kaltara di Makassar, Gubernur: Tangkap Pelaku, Jangan Pojokkan Korban!
-
Gunung Awu Sangihe Menggeliat, Gempa Vulkanik Dangkal Meningkat
-
Sabu Rp2,7 Miliar Lolos Tiga Bandara Besar, Keamanan Bandara Indonesia Disorot
-
Skandal Hukum Baznas Enrekang: Kejari Ngotot Banding di Tengah Isu Pemerasan Rp2 Miliar
-
20 Tahun Duduki Fasum, 16 Lapak PKL di Samping Tol Dibongkar