- Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersilaturahmi Idulfitri dengan Jusuf Kalla untuk meminta pandangan politik jelang Musda Golkar Sulsel.
- Dukungan terhadap Munafri menguat signifikan karena 20 DPD II Partai Golkar se-Sulsel telah memberikan rekomendasi resminya.
- Musda Golkar Sulsel dijadwalkan Maret 2026, keputusan akhir tetap dipengaruhi DPP meski dukungan daerah sudah diperoleh Munafri.
SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menemui Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla dalam momentum silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah.
Pertemuan tersebut juga dikaitkan dengan langkah politik Munafri menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan.
Munafri yang akrab disapa Appi, menyebut pertemuan tersebut hanya sebagai agenda rutin setiap tahun.
Namun, di tengah dinamika politik internal Partai Golkar, momen itu sekaligus dinilai untuk meminta pandangan dan restu dari tokoh senior yang memiliki pengaruh kuat di partai berlambang beringin tersebut.
"Setiap tahun kami silaturahmi ke rumah Pak JK. Sebagai orang tua, tentu kami perlu mendengar pandangan dan nasihat beliau," ujar Appi pada Minggu, 22 Maret 2026 lalu.
Appi tampak menyimak sejumlah wejangan dari Jusuf Kalla.
Ia menilai komunikasi dengan tokoh senior menjadi bagian penting dalam merumuskan langkah ke depan, baik dalam konteks pembangunan daerah maupun dinamika politik yang tengah berkembang.
"Ada banyak hal yang perlu kami dengarkan. Momentum seperti ini penting untuk menjaga komunikasi," tambahnya.
Diketahui, Jusuf Kalla merupakan salah satu tokoh sentral di internal Partai Golkar.
Baca Juga: Hangatnya Silaturahmi Idulfitri: Appi-Danny Bahas Sinergi Pembangunan Makassar
Pengaruh dan perannya dalam perjalanan partai tersebut membuat setiap dinamika politik, khususnya di Sulawesi Selatan kerap dikaitkan dengan sikap politiknya.
Di sisi lain, dukungan terhadap Munafri untuk maju dalam Musda Golkar Sulsel terus menguat.
Sebanyak 20 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah menyatakan dukungan resmi kepada Appi.
Ketua DPD II Golkar Bulukumba, Nirwan mengatakan dukungan tersebut merupakan aspirasi murni kader di daerah.
"Kami menyampaikan aspirasi daerah terkait dukungan 20 DPD II Golkar yang telah memberikan rekomendasi resmi kepada Pak Munafri Arifuddin," ujarnya.
Adapun 20 DPD II yang dimaksud berasal dari berbagai wilayah, mulai dari Makassar, Takalar, Bulukumba, Bantaeng, Kepulauan Selayar, Jeneponto, Gowa, Sinjai, Maros, hingga Palopo.
Selain itu, dukungan juga datang dari Pangkep, Soppeng, Wajo, Sidrap, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, dan Luwu Utara.
Para pengurus daerah tersebut disebut telah sepakat mengusung satu nama dalam Musda Golkar Sulsel mendatang, yakni Munafri Arifuddin.
Nirwan menegaskan dukungan tersebut tidak dilandasi tekanan dari pihak manapun, melainkan lahir dari keinginan bersama untuk memperkuat soliditas partai ke depan.
"Ini murni aspirasi kader di daerah. Kami ingin melihat Golkar Sulsel lebih baik, lebih solid, dan kembali menjadi kekuatan politik utama," tegasnya.
Ia juga membantah isu adanya perpecahan di internal Partai Golkar Sulsel menjelang Musda. Menurutnya, yang terjadi justru sebaliknya, yakni menguatnya semangat kebersamaan di antara kader.
"Isu kesenjangan antar kader itu tidak benar. Yang ada justru soliditas dan semangat kebersamaan," ujarnya.
Musda Golkar Sulsel sendiri dijadwalkan akan digelar pada akhir Maret 2026. Forum tersebut akan menentukan arah kepemimpinan partai di tingkat provinsi untuk periode mendatang.
Meski dukungan terhadap Munafri telah menguat di tingkat daerah, dinamika politik internal Golkar masih sangat dipengaruhi oleh keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia disebut memiliki peran strategis dalam menentukan arah dukungan, termasuk dalam Musda di tingkat daerah.
Dalam struktur pengambilan keputusan, terdapat total 30 suara yang memiliki hak pilih dalam Musda Golkar Sulsel.
Suara tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai dari DPD II, organisasi sayap, hingga unsur dewan pertimbangan dan organisasi pendiri partai.
Dari jumlah tersebut, DPD II menyumbang porsi terbesar dengan 24 suara. Sisanya berasal dari DPD I, organisasi sayap, serta unsur pendukung lainnya.
Untuk dapat maju sebagai calon ketua, seorang kader harus mengantongi dukungan minimal 30 persen dari total suara, atau sekitar delapan suara.
Dengan komposisi tersebut, dukungan dari 20 DPD II yang telah diklaim berpihak kepada Munafri menjadi modal politik yang cukup signifikan.
Namun, keputusan akhir tetap akan ditentukan melalui mekanisme Musda serta arah kebijakan DPP.
Selain Munafri Arifuddin, sejumlah nama lain juga mulai mencuat dalam bursa calon Ketua Golkar Sulsel.
Di antaranya adalah Ilham Arif Sirajuddin dan Andi Ina Kartika Sari. Sementara, Taufan Pawe sudah lebih dulu menyatakan diri untuk mundur.
Dengan berbagai dinamika yang berkembang, Musda Golkar Sulsel diperkirakan akan menjadi ajang penting dalam menentukan arah konsolidasi partai ke depan, sekaligus menguji soliditas kader di tingkat daerah.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Peneliti Ungkap Alasan Ilmiah Ikan Hiu 'Nongkrong' di Pesisir Makassar
-
Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
-
Harga Emas Galeri24 dan UBS Anjlok Mendadak Hari Ini, Cek Rincian Barunya!
-
Bukan Hoaks! Inilah Sosok 'Monster Laut' Tertangkap Kamera di Makassar
-
Stop! Jangan Lakukan 3 Kesalahan Fatal Ini Saat Ziarah Kubur Menurut Ajaran Islam