- Dua perwira Polres Toraja Utara, AKP AE dan Aiptu N, diduga menerima setoran hasil penjualan narkoba dari bandar.
- Salah satu oknum mengaku menerima uang tersebut, sementara yang lain berkelit, dan terdapat indikasi persiapan menghilangkan bukti.
- Kesepakatan pembiaran peredaran narkoba terjadi, dengan setoran rutin Rp10 juta per minggu sebanyak sebelas kali.
Kendati dalam sidang itu terungkap sejumlah fakta-fakta baru, pihaknya tidak berani berspekulasi karena harus dibuktikan dengan bukti yang ada ataupun fakta di lapangan.
Ia juga telah memerintahkan Bidang Pengamanan Internal (Paminal) untuk menelusuri lebih dalam.
"Saya sudah perintahkan untuk jajaran Paminal mendalami lagi. Kalau memang ada indikasi seperti itu, yah kita dalami. Karena memang kita tahu bahwasannya peredaran narkoba ini cukup masif di Sulsel," katanya.
"Itu dibuktikan dengan beberapa kali anggota yang harus berganti di posisi tertentu itu, tetapi bersangkutan tidak bisa mengungkap dikeluarkan atau dimutasi dengan yang lain," paparnya lagi.
Dari fakta persidangan terungkap aliran uang yang disetorkan, awalnya bandar inisial O menyuruh tersangka A sebagai perantara menyetorkan uang ke Kanit Aiptu N dalam bentuk amplop senilai Rp10 juta, selanjutnya menyerahkan ke Kasat AKP AE. Selain uang dalam amplop, bandar juga mentransfer uang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo JSM Superindo Minggu Ini, Kue Lebaran dan Biskuit Kaleng Cuma Rp15 Ribuan
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 5 Body Lotion Terbaik untuk Memutihkan Kulit Sebelum Lebaran
- Di Balik Serangan ke Iran: Apa yang Ingin Dicapai AS dan Israel?
Pilihan
-
Sejumlah Artis Mendatangi Rumah Duka Vidi Aldiano, Wartawan Dilarang Masuk
-
Setelah Bertahun-tahun Berjuang, Inilah Riwayat Kanker Ginjal Vidi Aldiano
-
Vidi Aldiano Meninggal Dunia Sabtu 7 Maret Pukul 16.33 WIB
-
Vila di Bali Disulap Jadi Pabrik Narkoba, Bea Cukai-BNN Tangkap Dua WN Rusia dan Sita Lab Rahasia!
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
Terkini
-
Komnas HAM Desak Polda Sulteng Selidiki Perusak Megalit 1000 Tahun
-
Tradisi Malam Qunut di Gorontalo: Pisang dan Kacang Jadi Rezeki Nomplok Pedagang
-
Puluhan Penyandang Tuli di Gorontalo Khatam Al-Quran Lewat Bahasa Isyarat
-
Megalit 1.000 Tahun Kandidat Warisan Budaya UNESCO Dirusak Penambang Ilegal
-
Kemenag Sultra Imbau Warga Tunda Umrah