Andi Hasriani (51) sedang memasak dengan kompor biogas. Biogas tersebut dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif untuk kebutuhan memasak sehari-hari, menggantikan tabung gas [SuaraSulsel.id/ANTARA/Humas PLN]
Baca 10 detik
- PLN UID Sulselrabar melalui program TJSL menghadirkan biodigester 12 meter kubik di Dusun Bakae, Sinjai, untuk energi biogas warga.
- Warga Dusun Bakae merasakan penghematan ekonomi signifikan dan peningkatan keamanan saat memasak menggunakan energi biogas ini.
- Residu biogas dari kotoran sapi berpotensi dikembangkan menjadi pupuk organik dan pakan ternak untuk pertanian berkelanjutan.
Limbah ternak yang dulu tidak memiliki nilai, kini terdapat keberkahan di dalamnya.
Ke depan, harapan juga bertumbuh. Jika pengelolaan biodigester terus berkembang, tidak mustahil jumlah rumah tangga penerima manfaat juga akan bertambah, demikian pula peluang pemanfaatan residu biogas yang optimal.
Secara sederhana, semakin banyak dapur yang menyala dengan biogas, semakin besar pula kemandirian energi desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Mantan Bupati Gowa Husniah Talenrang Ditahan Polda Sulsel
-
Disnakertrans Sulsel Gandeng Perusahaan Edukasi K3 Anak SD
-
Bos Tambang Nikel Ditangkap di Makassar Kasus Pajak Rp1,18 Miliar
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Konstruksi Stadion Untia Makassar Berkapasitas 15.000 Penonton Dimulai Awal 2027