- Panitia melarang suporter PSM Makassar hadir pada laga melawan Malut United di Ternate, 7 Maret 2026.
- Larangan ini berdasarkan regulasi Liga 1 dan rekomendasi keamanan guna menjaga ketertiban pertandingan.
- Panitia meminta koordinasi klub untuk mensosialisasikan aturan; pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai regulasi.
SuaraSulsel.id - Panitia pelaksana pertandingan Liga 1 musim 2025/2026 mengeluarkan imbauan terkait laga antara Malut United FC melawan PSM Makassar yang akan digelar pada 7 Maret 2026 di Stadion Gelora Kie Raha, Kota Ternate, Maluku Utara.
Ketua Local Organizing Committee (LOC) pertandingan, Abdul Mauridz Tuguis dihubungi, Kamis 5 Maret 2026 mengatakan, suporter tim tamu tidak diperkenankan hadir secara langsung di stadion untuk mendukung timnya pada pertandingan tersebut.
Larangan tersebut diberlakukan berdasarkan Pasal 5 Ayat 7 Regulasi Super League 2025/2026 serta Pasal 141 Kode Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Tahun 2023, serta mempertimbangkan rekomendasi dari pihak keamanan.
Menurut Mauridz, kebijakan ini diambil sebagai langkah preventif untuk memastikan jalannya pertandingan tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pihak yang terlibat.
“Kami selaku panitia pertandingan menyampaikan bahwa supporter tim tamu dilarang hadir di stadion untuk mendukung timnya secara langsung,” ujar Mauridz dalam keterangan resminya.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran pertandingan sekaligus menciptakan suasana kompetisi yang sportif.
Panitia ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan pertandingan dapat berlangsung tanpa gangguan serta memberikan rasa aman bagi pemain, ofisial, maupun penonton yang hadir.
Selain itu, kata dia, panitia juga meminta kerja sama dari manajemen klub PSM Makassar agar dapat menyampaikan informasi ini kepada seluruh komunitas suporter, baik yang resmi maupun tidak resmi, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman di lapangan.
“Koordinasi dengan pihak klub sangat penting agar informasi ini dapat diteruskan kepada seluruh komunitas suporter,” katanya.
Baca Juga: PSM Makassar Terancam Degradasi, Tomas Trucha Bakal Diganti?
Mauridz menegaskan, apabila terjadi pelanggaran terhadap aturan tersebut, maka sesuai regulasi yang berlaku, sanksi dapat dikenakan kepada klub terkait.
Karena itu, panitia berharap seluruh pihak dapat memahami dan mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan demi menjaga keamanan serta kelancaran pertandingan.
“Kami berharap imbauan ini dapat dipatuhi demi kebaikan bersama,” pungkasnya.
Pertandingan antara Malut United FC dan PSM Makassar diperkirakan menarik perhatian besar dari pecinta sepak bola di Maluku Utara, mengingat laga tersebut menjadi salah satu pertandingan penting dalam lanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Andi Sudirman Masuk Daftar 10 Gubernur Berkinerja Baik Versi Anak Muda
-
Demo 2 Tahun Prabowo-Gibran di Unhas Berakhir Rusuh, Satu Mahasiswa Diamankan
-
Eks Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Disikat Lagi oleh Kejati
-
Mark-up hingga Peserta Fiktif, Daftar Modus Korupsi Balai Pelatihan Dibongkar Kejati Sulsel
-
Gerakan Pangan Murah Nasional Digelar di Makassar