Muhammad Yunus
Selasa, 03 Maret 2026 | 15:04 WIB
Ilustrasi gerhana bulan (freepik)
Baca 10 detik
  • Gunakan mode Pro untuk mengatur ISO rendah, kecepatan rana 1/20–1/50 detik, serta fokus ke Infinity.
  • Apabila tanpa mode Pro, kunci fokus dan turunkan exposure layar hingga detail permukaan Bulan tampak jelas.
  • Wajib menstabilkan ponsel menggunakan tripod atau sandaran, serta memanfaatkan timer untuk menghindari getaran saat memotret.

- Gunakan Tripod jika ada.

- Jika tidak ada tripod, sandarkan ponsel di pagar, tembok, atau tumpukan buku.

- Gunakan Timer (3 atau 10 detik) saat menekan tombol rana agar getaran tangan saat menyentuh layar tidak merusak hasil foto.

4. Jangan Gunakan Digital Zoom Maksimal

Memperbesar gambar (pinch to zoom) secara berlebihan akan merusak kualitas foto (pecah).

- Cukup zoom secukupnya saja (misal 2x atau 3x).

- Lebih baik foto terlihat agak jauh tapi tajam, lalu Anda crop (potong) nanti saat proses editing.

5. Manfaatkan Lensa Tambahan atau Binokular

Jika Anda punya teropong atau binokular:

Baca Juga: Blood Moon Malam Ini! Panduan Lengkap Tata Cara Salat Gerhana Bulan

- Tempelkan lensa kamera ponsel tepat di lubang intip binokular. Teknik ini disebut afocal photography dan bisa menghasilkan foto close-up yang luar biasa.

6. Edit dengan Aplikasi (Lightroom/Snapseed)

Foto mentah biasanya terlihat agak pucat. Gunakan aplikasi edit foto:

- Tingkatkan Contrast agar langit lebih hitam.

- Tingkatkan Saturation agar warna merah "Blood Moon" lebih menyala.

- Gunakan fitur Sharpening untuk mempertegas kawah Bulan.

Load More