Muhammad Yunus
Minggu, 01 Maret 2026 | 14:02 WIB
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla, menyampaikan keprihatinannya atas eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah [Suara.com/Tim Media JK]
Baca 10 detik
  • Jusuf Kalla prihatin eskalasi konflik Timur Tengah, khususnya AS-Iran, saat Ramadan di Jakarta, 01/03/2026.
  • Ia menyoroti dampak ekonomi konflik tersebut pada Indonesia, memprediksi kenaikan harga energi dan gangguan perdagangan.
  • Kalla mengajak masyarakat bersyukur atas stabilitas Indonesia serta mengingatkan pentingnya keadilan dalam negeri.

Jika pasokan terganggu, dikhawatirkan akan terjadi kelangkaan bahan bakar dalam beberapa minggu ke depan.

Menurutnya, rata-rata cadangan energi nasional hanya mencukupi sekitar tiga minggu.

Selain sektor energi, ekspor Indonesia ke Eropa juga berpotensi terganggu akibat meningkatnya ketidakpastian global.

Gangguan jalur perdagangan dan meningkatnya ketegangan keamanan dinilai dapat memperlambat arus distribusi barang.

Jusuf Kalla berharap konflik tersebut tidak berlangsung lama dan dapat segera diselesaikan melalui jalur diplomasi.

“Mudah-mudahan cepat selesai,” katanya menutup pernyataan.

Load More