- Jusuf Kalla menyatakan sikap kritis terhadap negara merupakan bagian fundamental dalam kehidupan demokrasi Indonesia.
- Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri pengukuhan Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar di UGM, Yogyakarta.
- Kalla menekankan pentingnya pemikiran kritis akademisi demi kemajuan bangsa dan perbaikan tata kelola negara.
SuaraSulsel.id - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla, menegaskan bahwa sikap kritis terhadap negara merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi.
Hal tersebut disampaikannya kepada wartawan usai menghadiri Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Zainal Arifin Mochtar di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis (15/1/2025).
Jusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat serta harapannya kepada Zainal Arifin Mochtar yang baru saja dikukuhkan sebagai profesor.
Ia menilai pemikiran-pemikiran yang selama ini disampaikan oleh Zainal, baik dalam forum akademik maupun ruang publik, sangat bermanfaat bagi masyarakat luas.
“Harapan, pemikiran-pemikiran yang telah disampaikan tadi dan juga sebelumnya itu tentu bermanfaat kepada kita semua, untuk kemajuan bangsa ini, untuk menuju ke jalur yang benar dalam pekerjaan demokrasi,” ujar Jusuf Kalla.
Menanggapi pertanyaan wartawan terkait sikap kritis Zainal Arifin Mochtar terhadap negara, Jusuf Kalla menegaskan bahwa kritik merupakan hal yang wajar dan justru dibutuhkan dalam sistem demokrasi.
“Ini negara demokrasi. Masyarakat dan para wakilnya tentu diharapkan selalu memikirkan kepentingan negara dan rakyat, serta menyampaikan kritik apabila diperlukan,” katanya.
Menurut Jusuf Kalla, peran akademisi dan intelektual sangat penting dalam menjaga kualitas demokrasi. Termasuk melalui pemikiran kritis yang konstruktif demi perbaikan tata kelola negara.
Acara pengukuhan Guru Besar tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, akademisi, serta civitas akademika UGM, dan berlangsung khidmat di lingkungan Kampus UGM, Yogyakarta.
Baca Juga: Jusuf Kalla: Sarjana Harus Jadi Pencipta Lapangan Kerja
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Waspada! Fenomena Godzilla El Nino Intai Makassar, Damkarmat Siagakan 7 Posko Darurat
-
Ruas Makassar-Takalar dan Gowa Capai 26 Persen, Gubernur Sulsel: Progres Terus Berjalan
-
Hati-hati! 5 Modus Penipuan Haji Ilegal yang Incar Uang Anda
-
Minyakita Langka di Makassar? Bulog Buka Gerai Khusus di Pasar
-
Bupati Barru dan Sidrap Diperiksa Kasus Proyek Bibit Nanas, Kejati Sulsel Kejar Aktor Intelektual