- Mars Incorporated meluncurkan Mars Impact Fund di Indonesia dengan dana $3 juta untuk program ekonomi komunitas kakao.
- Pendanaan tiga tahun ini fokus memperkuat Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan ketahanan sosial petani.
- Program ini menargetkan 17.250 petani di 85 desa, dengan penekanan pada inklusi keuangan perempuan dan perlindungan anak.
Penyusunan rencana kesiapsiagaan bencana serta penerapan praktik pertanian ramah iklim di komunitas kakao.
CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menyebut kemitraan panjang dengan Mars telah diterjemahkan ke dalam berbagai program berbasis komunitas.
Menurutnya, pendekatan yang dipimpin secara lokal penting untuk memperkuat perlindungan anak sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi perempuan dan generasi muda di wilayah sentra kakao.
Bagian dari Agenda Global
Secara global, Mars dan Save the Children telah bekerja sama lebih dari 14 tahun.
Sejak 2011, Mars bersama Mars Snacking Foundation dilaporkan telah menginvestasikan sekitar 24 juta dolar AS dalam program kesehatan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, dan keterlibatan karyawan.
Mars Impact Fund sendiri dirancang sebagai kendaraan filantropi korporasi dengan tiga fokus utama.
Penguatan ketahanan komunitas sumber daya, pengembangan jalur karier ilmuwan di sektor pangan dan pertanian, serta peningkatan kesejahteraan hewan pendamping.
Perusahaan menargetkan dana filantropi ini menyalurkan total 85 juta dolar AS sepanjang 2025–2027.
Baca Juga: Petani Laoli Luwu Timur Terancam Digusur untuk Kawasan Industri, LBH Laporkan Pemkab ke Komnas HAM
Mulai 2028, Mars memperkirakan distribusi dana tambahan minimal 50 juta dolar AS per tahun.
Langkah ini menandai upaya perusahaan memperluas investasi sosial jangka panjang, khususnya di negara produsen kakao seperti Indonesia, yang selama ini menjadi bagian penting rantai pasok global mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa
-
BRI Optimistis Miliki Ruang Cukup untuk Dorong Ekspansi Kredit secara Selektif
-
Jaga Ketahanan Pangan Nasional, DPR RI Siap 'Suntik' Dana untuk Badan Karantina Indonesia
-
Semua Siswa Ubah Kartu Keluarga Daftar SMA Sudah Terdeteksi, Disdik Sulsel: Langsung Ditolak!
-
Waspada! Pengiriman Hewan Kurban Antarpulau Melonjak, Karantina Diperketat