- Unit Jatanras Polres Maros meringkus sepuluh anggota geng motor yang menyerang warga menggunakan anak panah pada Rabu, 27 Mei 2026.
- Aksi penyerangan oleh komplotan tersebut menyebabkan dua orang warga mengalami luka serius dan harus segera dilarikan ke rumah sakit.
- Polisi menyita barang bukti senjata tajam dan memproses para pelaku secara hukum sesuai undang-undang yang berlaku di Indonesia.
SuaraSulsel.id - Unit Jatanras Satreskrim Polres Maros, Polda Sulawesi Selatan bersama Regu Patroli Perintis Presisi Samapta dan Polsek Tanralili meringkus komplotan geng motor yang meresahkan dan menyerang warga dengan menggunakan anak panah.
Kepala Seksi Humas Polres Maros AKP Ahmad dalam keterangannya diterima di Makassar, menyebutkan para pelaku diamankan usai melakukan aksinya menyerang warga secara acak dengan menggunakan senjata tajam serta anak panah dan ketapel.
"Ada 10 orang yang diamankan. Mereka sangat meresahkan dan mereka membawa senjata tajam dan anak panah, kemudian mengancam warga, bahkan melepaskan anak panah secara acak," ujarnya, Rabu 27 Mei 2026.
Ahmad mengatakan aksi brutal komplotan ini bermula ketika para pelaku konvoi ugal-ugalan pada malam hari. Tanpa alasan yang jelas, mereka melakukan penyerangan ke sekelompok warga yang sedang melintas atau berkumpul di pinggir jalan.
“Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor, berteriak memprovokasi, lalu melepaskan anak panah ke arah warga,” ungkapnya.
Dalam kejadian itu, dua orang warga dilaporkan mengalami luka tancap anak panah di bagian punggung dan tangan, mereka langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah melepaskan anak panahnya, para pelaku langsung melarikan diri. Pihak kepolisian yang menerima laporan, kemudian melakukan penyelidikan serta pengerjaan terhadap para pelaku.
Dalam penangkapan tersebut, kata Ahmad, kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku saat melancarkan aksinya, di antaranya busur panah dan parang.
Sebagian besar pelaku diketahui masih berstatus di bawah umur, namun kepolisian menegaskan proses hukum akan tetap berjalan sesuai undang-undang yang berlaku dengan pendampingan pihak terkait.
Baca Juga: Kapolda Endus Kepentingan Politik Dibalik Maraknya Geng Motor di Sulawesi Selatan
”Kami tidak memberikan toleransi bagi pelaku kejahatan jalanan yang mengancam nyawa warga. Para pelaku akan dijerat dengan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 terkait kepemilikan senjata tajam, serta Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara,” ujar Ahmad.
Saat ini, Polres Maros masih melakukan pengembangan untuk mengejar anggota geng motor lain yang diduga kuat ikut terlibat dalam aksi penyerangan tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama pada malam hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak
-
Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap
-
Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Mobil Listrik Harga Rp100 Jutaan Ada di GIIAS Makassar
-
Gubernur Sulsel: Sekolah Rakyat Buka Jalan Menuju Generasi Emas 2045