- Pemantauan hilal di Makassar menunjukkan posisi bulan minus 1 derajat 5 menit, sehingga mustahil terlihat secara astronomis.
- Penetapan resmi awal Ramadan 1447 H tetap menunggu keputusan akhir melalui mekanisme Sidang Isbat oleh pemerintah pusat.
- Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal MABIMS dengan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.
Indonesia menggunakan kriteria visibilitas hilal (imkanur rukyat) yang disepakati negara anggota MABIMS, yakni MABIMS (Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Kriterianya:
-Tinggi hilal minimal 3 derajat di atas ufuk.
-Elongasi minimal 6,4 derajat.
Angka 6,4 derajat merujuk pada batas fisis yang dikenal sebagai Danjon Limit, yakni batas minimal agar hilal secara teori dapat terlihat.
5. Kriteria 3 Derajat Lebih Empiris
Sebelumnya Indonesia menggunakan batas 2 derajat. Namun berdasarkan riset astronomi, hilal pada ketinggian 2 derajat hampir mustahil terlihat.
Karena itu, kriteria dinaikkan menjadi 3 derajat agar lebih realistis dan berbasis data ilmiah.
6. Faktor Cuaca Jadi Tantangan Tambahan
Baca Juga: Bukan Hisab atau Rukyat Saja? Inilah Penentuan Awal Ramadan yang Disepakati Pemerintah
Selain ketinggian dan elongasi, faktor cuaca seperti mendung juga menjadi kendala.
“Berlapis-lapis tantangannya. Bisa karena cuaca, bisa karena ketinggian dan elongasi rendah. Semua dipertimbangkan secara cermat,” kata Ali Yafid.
7. Pemerintah Ajak Tetap Rukun dalam Perbedaan
Dalam dua tahun terakhir, memang terjadi dinamika perbedaan penentuan awal Ramadan di tengah masyarakat.
Ali Yafid menyebut perbedaan metode hisab dan rukyat di kalangan ormas Islam merupakan bagian dari khazanah fikih yang sudah lama dikenal.
Ia mengajak masyarakat tetap menjaga persatuan jika terjadi perbedaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Ahli Waris Tagih Ganti Rugi Lahan Stadion Sudiang, Pemprov Sulsel : Sudah Bersertifikat dan Clear
-
Status Waspada! Gunung Karangetang Terus Muntahkan Lava Sejauh 1.000 Meter
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen
-
Enrekang Paling Parah! Ini Fakta-fakta 112 Kasus Karhutla Ludeskan Hutan Sulawesi Selatan
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta