Muhammad Yunus
Kamis, 12 Februari 2026 | 14:22 WIB
Ledakan Toko Emas Logam Mulia di Kota Makassar, Kamis 12 Februari 2026 [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Seorang perempuan diduga berupaya membakar Toko Emas Logam Mulia di Jalan Somba Opu, Makassar pada Kamis, 12 Februari 2026.
  • Pelaku menyalakan api dari botol berisi bensin setelah berpura-pura menjadi pelanggan yang menanyakan harga cincin.
  • Insiden tersebut berhasil diamankan warga sebelum polisi tiba; pelaku dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut tanpa korban jiwa.

Tak lama kemudian, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Perempuan yang diduga sebagai pelaku langsung dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Sudah dibawa ke kantor polisi karena orang-orang langsung amankan tadi," tambah Anto.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi menemukan botol minuman yang diduga digunakan untuk membawa bensin.

Bau menyengat bahan bakar masih tercium di sekitar area dalam toko.

Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut.

Belum ada keterangan resmi terkait alasan terduga pelaku melakukan tindakan tersebut, termasuk apakah ada unsur gangguan emosional, atau motif lain.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun insiden itu sempat menimbulkan kepanikan luas, mengingat lokasi toko berada di kawasan strategis dan selama ini relatif aman.

"Tidak ada korban jiwa, cuma kita kaget karena tidak pernah ada kejadian seperti ini di sini. Walaupun ini kawasan strategis ya, tidak pernah ada kejahatan begitu sebelumnya. Makanya kita semua panik," ujar Anto.

Baca Juga: Viral! Perempuan Ngaku Dianiaya Pemain Timnas, Akun Pemain PSM Makassar Diserbu Netizen

Pantauan di lokasi beberapa jam setelah kejadian menunjukkan Toko Emas Logam Mulia ditutup sementara.

Garis polisi terlihat terpasang di sekitar pintu masuk toko, sementara petugas masih melakukan pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pantauan SuaraSulsel.id di lokasi, aktivitas di toko-toko lain di sekitar lokasi berangsur normal.

Sejumlah warga masih terlihat berkumpul di depan lokasi kejadian, tetapi transaksi jual beli di pertokoan lain tetap berlangsung seperti biasa.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More