- Pemprov Sulsel mengalokasikan anggaran sewa tanaman hidup untuk mempercantik acara resmi pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
- Kebijakan ini melibatkan pelaku UMKM tanaman hias guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi usaha kecil tersebut.
- Pemanfaatan tanaman hidup berfungsi sebagai langkah pelestarian lingkungan untuk menggantikan penggunaan tanaman hias plastik.
SuaraSulsel.id - Pemprov Sulawesi Selatan menyampaikan klarifikasi mengenai anggaran penyewaan tanaman hidup yang dialokasikan untuk kegiatan dinas daerah.
Plt Kepala Diskominfo SP Sulsel, Muhammad Salim Basmin, menegaskan bahwa skema sewa tanaman hidup dipilih secara khusus untuk mempercantik penataan dan mengoptimalkan suasana pada setiap acara resmi jajaran Pemprov.
"Penyewaan tanaman hidup ini untuk mendukung kegiatan resmi pemerintah daerah," kata Salim, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Salim, penyedia tanaman hidup tersebut berasal dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang tanaman hias. Langkah tersebut sekaligus diharapkan dapat memberikan ruang bagi UMKM untuk meningkatkan aktivitas dan pertumbuhan usahanya.
“Penyedianya UMKM. Tujuannya juga untuk meningkatkan pertumbuhan UMKM yang bergerak di bidang tanaman hias,” ujarnya.
Selain aspek pemberdayaan ekonomi, penggunaan tanaman hidup juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan.
Pemanfaatan tanaman hidup dilakukan sebagai alternatif untuk menggantikan penggunaan tanaman hias berbahan plastik dalam kegiatan resmi pemerintah.
“Ini juga bagian dari upaya pelestarian lingkungan dengan mengganti tanaman hias plastik dengan tanaman hidup,” kata Salim.
Pemprov Sulsel memastikan penggunaan anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan dan peruntukannya serta dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga: Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
Melalui penyewaan tanaman hidup, Pemprov Sulsel tidak hanya memenuhi kebutuhan penataan kegiatan resmi, tetapi juga mendorong pertumbuhan UMKM tanaman hias sekaligus mendukung penggunaan elemen dekorasi yang lebih ramah lingkungan.
Berita Terkait
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Terus Dipacu! Begini 20 Persen Penampakan Stadion Sudiang Makassar
-
Waspada! 4.144 Lembar Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Ini Cara Mengenalinya
-
Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan
-
Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Tergiur Cepat Kaya? Hati-hati, OJK Ingatkan Mahasiswa Jangan Tertipu Investasi Palsu
-
MYP Paket 1 Fokus Penataan Pedestrian, Drainase, dan Bahu Jalan
-
Dukung MotoGP 2026, BRI Dorong Sport Tourism Indonesia Semakin Mendunia
-
Mutasi Besar-Besaran! Ini Daftar Lengkap 4 Kapolda Baru di Sulawesi
-
Kapolri Suyudi Ganti Kapolda Sulawesi Selatan