Muhammad Yunus
Senin, 02 Februari 2026 | 05:36 WIB
Belasan rumah dan satu unit mobil rusak akibat cuaca buruk di kota Makassar [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Hujan lebat dan angin kencang melanda Makassar pada 1 Februari 2026, menyebabkan 14 kejadian bencana di 15 kecamatan.
  • BPBD Kota Makassar mencatat 19 rumah rusak dan satu mobil terdampak, didominasi oleh pohon tumbang dan kerusakan atap.
  • Tim Reaksi Cepat BPBD segera merespons, melakukan asesmen dampak kerusakan untuk dasar penyaluran bantuan darurat Pemkot.

"Kami pastikan tidak ada titik yang terlewat. Penyaluran bantuan dilakukan tepat sasaran berdasarkan hasil asesmen tim di lapangan," katanya.

Selain penanganan fisik, BPBD juga berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup untuk pembersihan pohon tumbang, Dinas Pekerjaan Umum untuk fasilitas umum yang terdampak, serta aparat kewilayahan untuk pengamanan lokasi.

Fadli mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.

Ia meminta warga segera melaporkan kejadian darurat agar dapat ditangani secepat mungkin.

"Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di wilayah rawan pohon tumbang atau rumah dengan konstruksi ringan. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan ke BPBD atau pihak berwenang," ujarnya.

Imbauan tersebut sejalan dengan peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

BMKG sebelumnya menyampaikan bahwa wilayah Sulawesi Selatan berpotensi dilanda hujan lebat disertai angin kencang pada periode 1–3 Februari 2026.

BPBD Kota Makassar memastikan kesiapsiagaan personel tetap siaga penuh selama periode cuaca ekstrem berlangsung. Tim Reaksi Cepat disiagakan untuk merespons laporan warga selama 24 jam.

"Kami terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan jika diperlukan. Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama," ungkap Fadli Tahar.

Baca Juga: Tawuran Lagi! Satu Warga Tewas di Makassar

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Load More