- Sejumlah elite politik dan keluarga mapan di Sulawesi Selatan secara serempak beralih ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
- Tokoh sentral politik Sulsel, Rusdi Masse (RMS), telah resmi mengundurkan diri dari NasDem dan diincar PSI.
- Penguatan struktur PSI di Sulsel ditandai penunjukan ketua-ketua DPD oleh figur-figur dengan basis kekuasaan lokal.
Di tengah arus itu, nama Rusdi Masse menjadi poros utama pembicaraan.
RMS, mantan Ketua DPW NasDem Sulsel diketahui resmi mengundurkan diri dari partai tersebut dan kini berstatus nonpartai.
Ia dikenal sebagai arsitek kebangkitan NasDem di Sulawesi Selatan sejak tahun 2016.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali tak menampik bahwa partainya membuka pintu lebar untuk RMS.
Menurut Ali, PSI siap menyediakan posisi yang sangat layak jika RMS memutuskan bergabung.
"Pak RMS belum menentukan sikap. Karena beliau belum punya KTA PSI, tentu kami belum menentukan posisi apa. Tapi menjadi kehormatan besar bagi PSI jika beliau bergabung," kata Ahmad Ali di Makassar, Kamis, 29 Januari 2026.
Ali menyebut PSI akan menggelar karpet merah yang sangat panjang bagi RMS. Alasannya, RMS dianggap memiliki basis militan dan arah politik yang jelas.
Ini modal penting bagi PSI yang tengah memperluas pengaruh di luar Jawa.
Ali bahkan menyebut potensi perubahan peta kekuatan nasional.
"Kalau Jawa Tengah dikenal sebagai kandang banteng, maka Sulawesi bisa menjadi kandang gajah," ujarnya.
Baca Juga: Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
Pernyataan itu bukan tanpa dasar. Ali melihat, di bawah kepemimpinan RMS, NasDem Sulsel mencatat peningkatan signifikan.
Puncaknya pada Pemilu 2024 ketika Golkar yang selama era reformasi nyaris tak tergoyahkan, untuk pertama kalinya berhasil dikalahkan.
"Insya Allah, sejarah itu bisa terulang di Partai Solidaritas Indonesia," kata Ali.
Konsolidasi PSI di Sulsel kian terlihat dengan digelarnya rapat kerja nasional partai tersebut di Makassar.
Saat ini, jabatan Ketua DPW PSI Sulsel dipegang Muammar Gandhi Rusdi, putra RMS. Konon, RMS bersama istrinya, Fatmawati Rusdi juga akan bergabung.
Meski belum ada pernyataan resmi dari RMS, arus perpindahan elite lokal ke PSI menunjukkan bahwa partai itu kini dipandang sebagai kendaraan politik yang menjanjikan.
Sementara, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep berharap partai yang dipimpinnya bisa menjadi pemenang di Pemilu 2029 di Sulawesi Selatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
An Nadzir Gowa Umumkan Rayakan Idulfitri 1447 H pada 20 Maret 2026
-
Dampak Krisis Fiskal: Ribuan Pegawai PPPK di Sulbar WFH 2 Bulan
-
Mengapa PPPK Sulbar Tak Dapat THR? Ini Penyebabnya
-
Kapal Pengangkut Kebutuhan Pokok Ludes Terbakar di Selayar, 2 ABK Tewas
-
Nikmati Perjalanan Libur Lebaran ke Mancanegara Bebas Ribet Bersama Debit BRI Multicurrency