- Sejumlah elite politik dan keluarga mapan di Sulawesi Selatan secara serempak beralih ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
- Tokoh sentral politik Sulsel, Rusdi Masse (RMS), telah resmi mengundurkan diri dari NasDem dan diincar PSI.
- Penguatan struktur PSI di Sulsel ditandai penunjukan ketua-ketua DPD oleh figur-figur dengan basis kekuasaan lokal.
SuaraSulsel.id - Pergerakan politik di Sulawesi Selatan belakangan menunjukkan pola yang tak biasa.
Sejumlah elite politik dan keluarganya secara serempak mengubah haluan.
Mereka meninggalkan partai lama dan merapat ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang selama ini mengklaim sebagai kendaraan politik anak muda dan wajah baru kekuasaan.
Fenomena ini menguat seiring mencuatnya wacana kepindahan Rusdi Masse (RMS), tokoh sentral politik Sulsel ke PSI.
Meski RMS belum menyatakan sikap resmi, gelombang peralihan kader dan keluarga elite ke partai yang kini dipimpin Kaesang Pangarep itu dinilai telah mengubah peta dan dinamika politik lokal.
Satu per satu nama bermunculan. Di Kabupaten Sidenreng Rappang, Wakil Bupati Nurkanaah kini dipercaya sebagai Ketua DPD PSI Sidrap.
Di Pinrang, Wakil Bupati Sudirman Bungin juga bergabung.
Langkah serupa dilakukan drg. Ulfah Nurul Huda Suardi, putri Ketua NasDem Barru sekaligus mantan Bupati Barru, Suardi Saleh. Ulfah bahkan langsung didapuk sebagai Ketua PSI Barru.
Nama Ulfah bukan figur baru dalam politik lokal. Pada Pilkada Barru 2024, ia sempat maju sebagai calon bupati.
Baca Juga: Memasuki Babak Baru, Ini 5 Fakta Kasus Rektor UNM Non Aktif Prof Karta Jayadi
Pada Pemilu Legislatif 2024, ia juga bertarung di bawah bendera NasDem. Kini, posisinya di PSI menandai babak baru, bukan hanya bagi karier politiknya, tetapi juga bagi relasi kekuasaan di Barru.
Di Enrekang, Ratnawati Muchlis, istri Bupati Enrekang Yusuf Ritangnga yang juga kader NasDem ditunjuk sebagai Ketua PSI Enrekang.
Sementara di Pinrang, Andi Ichsan Aswad, putra Bupati sekaligus Ketua DPD NasDem Pinrang Andi Irwan Hamid, langsung mendapat mandat sebagai Ketua DPD PSI Pinrang.
Peralihan serupa terjadi di Pangkep. Raisza Makis, ipar Bupati Pangkep Yusran Lalogau yang kini menjabat Ketua NasDem Pangkep dipercaya memimpin PSI Pangkep.
Masuknya figur-figur ini memberi sinyal kuat bahwa PSI tidak sekadar membangun struktur dari nol.
Partai tersebut tampak sengaja menarik tokoh-tokoh muda dengan basis keluarga politik mapan. Ini dinilai sebuah strategi yang lazim dalam konsolidasi kekuasaan di daerah, namun relatif baru bagi PSI.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Siap Kerja! Kolaborasi Hino dan SMKN 5 Makassar Perkuat Kompetensi Siswa
-
Warga Makassar, Saatnya Wujudkan Impian Punya Rumah dan Kendaraan Lewat BRI Consumer Expo 2026
-
Ayah Asyik Nonton Piala Dunia, Anak Tewas Terjebak Kebakaran
-
Mantan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin Lawan Kejati: Kenapa Saya, Bukan Kepala Dinas?
-
Jeratan Rentenir di Tengah Krisis Iklim: Nasib Perempuan, Lansia, dan Disabilitas