- Perangkat vital penyelidikan kecelakaan ini berwarna oranye terang dan terdiri dari FDR (data teknis) serta CVR (suara kokpit).
- Kotak hitam didesain sangat tangguh, tahan panas ekstrem, tekanan air dalam, serta benturan keras saat jatuh.
- Alat ini ditempatkan di ekor pesawat dan dilengkapi ULB yang memicu sinyal ping otomatis di dalam air.
SuaraSulsel.id - Saat terjadi kecelakaan pesawat, istilah Black Box atau kotak hitam selalu menjadi pusat perhatian.
Alat ini adalah kunci utama bagi penyelidik untuk mengungkap tabir penyebab kecelakaan.
Berikut adalah fakta-fakta penting tentang black box yang perlu diketahui publik agar tidak terjadi salah persepsi:
1. Warnanya Bukan Hitam, Melainkan Oranye
Meskipun disebut "kotak hitam", perangkat ini sebenarnya berwarna oranye terang (International Orange).
Penggunaan warna mencolok ini bertujuan agar tim SAR lebih mudah menemukannya di antara puing-puing pesawat, di dasar laut, atau di tengah hutan.
2. Terdiri dari Dua Perangkat Berbeda
Black box sebenarnya adalah istilah umum untuk dua alat perekam yang berbeda fungsi:
-Flight Data Recorder (FDR): Merekam parameter teknis penerbangan seperti kecepatan, ketinggian, arah angin, hingga kondisi mesin (bisa merekam puluhan hingga ratusan parameter).
Baca Juga: Tim Khusus Temukan Black Box di Ekor Pesawat Dalam Kondisi Utuh
-Cockpit Voice Recorder (CVR): Merekam suara di kokpit, termasuk percakapan pilot, komunikasi radio, hingga suara latar seperti bunyi alarm atau dentuman.
3. Sangat Tangguh dan "Tahan Banting"
Alat ini dirancang untuk bertahan dalam kondisi yang paling ekstrem sekalipun:
-Tahan Api: Mampu menahan suhu hingga 1.100°C selama satu jam.
-Tahan Tekanan Air: Tetap utuh meski berada di kedalaman laut hingga 6.000 meter.
-Tahan Benturan: Dirancang untuk menahan hantaman dengan kekuatan gravitasi yang sangat tinggi saat pesawat jatuh.
4. Memiliki "Ping" yang Aktif di Dalam Air
Jika pesawat jatuh ke air, black box dilengkapi dengan alat bernama Underwater Locator Beacon (ULB).
Alat ini akan memancarkan sinyal ultrasonik (ping) secara otomatis saat menyentuh air.
Sinyal ini dapat dideteksi oleh sonar dan biasanya bertahan selama 30 hari sebelum baterainya habis.
5. Lokasinya Berada di Bagian Ekor Pesawat
Black box biasanya diletakkan di bagian paling belakang (ekor) pesawat.
Secara statistik, bagian ekor memiliki tingkat kerusakan paling minim saat terjadi benturan dibandingkan bagian depan atau tengah pesawat.
Sehingga memperbesar peluang perangkat ini tetap utuh.
6. Tidak Merekam Seluruh Durasi Penerbangan
Untuk CVR (perekam suara), versi yang lebih tua biasanya hanya merekam 30-120 menit terakhir dari percakapan kokpit (sistem loop di mana data lama tertimpa data baru).
Namun, pesawat modern saat ini sudah mulai diwajibkan menggunakan CVR yang mampu merekam hingga 25 jam.
7. Proses Analisis Membutuhkan Waktu
Mendapatkan black box bukan berarti penyebab kecelakaan langsung diketahui hari itu juga.
Data di dalamnya harus diunduh dan didekripsi oleh tim ahli di laboratorium khusus (seperti KNKT di Indonesia).
Proses analisis yang mendalam hingga menjadi laporan akhir bisa memakan waktu berbulan-bulan hingga satu tahun.
Black box tidak bisa mencegah kecelakaan, namun ia sangat vital untuk memastikan kecelakaan yang sama tidak terulang kembali di masa depan melalui perbaikan prosedur atau komponen pesawat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
-
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
-
Harga Minyak Mulai Turun Usai Beredar Kabar G7 Lepas Cadangan 400 Juta Barel
-
Rusia Kasih Data Aset Militer AS ke Iran untuk Dihancurkan, Termasuk Lokasi Kapal dan Jet Tempur
Terkini
-
Korupsi Bibit Nanas: Dua Pejabat Pemprov Sulsel Ikut Ditahan Bersama Bahtiar Baharuddin
-
Pemprov Sulsel Dukung Pembatasan Akses Media Sosial Anak di Bawah 16 Tahun
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
PSM Makassar Tunjuk Zulkifli Syukur, Bagaimana Nasib Tomas Trucha?
-
Kisah Yusuf, Warga Toraja Ditemukan Hidup Setelah Hampir 3 Hari Terperangkap di Kapal Karam